Dinsos P3A Papua Pegunungan Datangi Kampung Pobiatma, Bawa Sembako dan Perlengkapan Darurat

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, 10 Desember 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kampung Pobiatma, Distrik Asotipo, dengan menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan dan perlengkapan darurat.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Papua Pegunungan, Yanius Y. Telenggen, yang memimpin tim ke lokasi bencana pada Rabu (10/12). Penyaluran ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, untuk segera merespons kebutuhan warga di wilayah terdampak.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk tanggung jawab dan empati pemerintah provinsi terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Ini bukan hanya duka mereka, tapi duka kita bersama,” ujar Yanius saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Bantuan yang dibawa meliputi dua ton beras, gula pasir, mie instan, minyak goreng, ikan kaleng, serta perlengkapan darurat seperti tikar, selimut, tenda, dan terpal. Menurut Yanius, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam masa tanggap darurat, sekaligus menjadi bentuk perlindungan sosial dari pemerintah daerah.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah meminta aparat kampung untuk mendata secara rinci kerugian yang dialami warga, termasuk kerusakan rumah, lahan pertanian, dan ternak, agar dapat ditindaklanjuti dalam program pemulihan pascabencana.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut baik kehadiran pemerintah. Tokoh pemuda Kampung Pobiatma, Niko Asso, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan aksi cepat dari Pemprov Papua Pegunungan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran langsung dari Dinsos P3A. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Kami juga berharap ada dukungan lanjutan untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak,” katanya.

Sebagai langkah antisipatif, Niko menyebut bahwa masyarakat adat telah menyediakan lahan seluas dua hektare yang direncanakan sebagai lokasi relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP
Bupati Lanny Jaya Hadiri Sidang PAW DPRK, Tegaskan Komitmen Demokrasi
Sebanyak 8 Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik
Dua Asesor LAM Kependidikan Nilai Mutu Pendidikan di STT Arastamar Wamena
BPS Puncak Jaya Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Warga Diajak Berkontribusi untuk Pembangunan
Merajut Aspirasi, Memperkuat Sinergi, Menuju Kesejahteraan Masyarakat Puncak Jaya
Sekda Papua Pegunungan Buka Rakortekrenbang 2027, Tegaskan Sinkronisasi Pembangunan Daerah dan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WIT

Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP

Selasa, 14 April 2026 - 20:32 WIT

Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

Selasa, 14 April 2026 - 20:19 WIT

Bupati Lanny Jaya Hadiri Sidang PAW DPRK, Tegaskan Komitmen Demokrasi

Selasa, 14 April 2026 - 15:43 WIT

Sebanyak 8 Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik

Selasa, 14 April 2026 - 13:20 WIT

Dua Asesor LAM Kependidikan Nilai Mutu Pendidikan di STT Arastamar Wamena

Berita Terbaru