Daerah

Cegah Sejak Dini: Puncak Jaya Giatkan Sosialisasi Kanker Serviks untuk Kaum Perempuan

Mulia,(19/11)_Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Puncak Jaya melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait kanker serviks sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi perempuan.

‎Kegiatan ini diikuti oleh para suami-istri, remaja putri. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya kanker serviks, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.

‎Dalam sambutannya, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Frids L. Manupandu, SE menyampaikan bahwa kanker serviks merupakan salah satu Penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini apabila masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup serta kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai langkah nyata dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, tentang bahaya kanker serviks dan cara pencegahannya.

‎“Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, khususnya bagi perempuan. Dengan pengetahuan yang memadai dan langkah pencegahan yang tepat, kita dapat menekan angka kasus kanker serviks di Kabupaten Puncak Jaya,” ujar Kepala Dinas dalam sambutannya.

‎Selain memberikan informasi tentang bahaya kanker serviks, kegiatan ini juga menyampaikan program pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan vaksinasi HPV yang menjadi bagian dari strategi nasional dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks.

‎“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dapat menyebarkan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak berhenti di ruangan ini saja, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

‎Beliau juga menekankan bahwa menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera.

‎“Kami percaya bahwa perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mendukung program kesehatan perempuan dan keluarga, sehingga Kabupaten Puncak Jaya dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

‎Selain penyuluhan, kegiatan ini juga memberikan informasi mengenai program pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan vaksinasi HPV yang menjadi bagian dari strategi nasional dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks.

‎Peserta sosialisasi menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru tentang kesehatan reproduksi. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

‎Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kesehatan perempuan dan keluarga, serta memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…

55 menit ago

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

7 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

7 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

2 hari ago

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

WAMENA – 23 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi mediasi konflik sosial atau perang…

2 hari ago

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

WAMENA – Akhirnya proses perdamaian konflik sosial atau perang suku antara Kurima dan Lanny yang…

2 hari ago