Daerah

Bupati Gusbager Sambut Baik MoU APIP dan APH oleh Mendagri, Polri dan Kejagung RI

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan Sosialisasi Nota Kesepahaman APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dengan APH (Aparat Penegak Hukum) yang bertujuan untuk menjalin kerja sama dalam menangani laporan atau pengaduan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 September 2023 di Kantor Gubernur Papua dan dihadiri oleh pemateri dari Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan Agung RI dan Kepolisian Republik Indonesia.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian Republik Indonesia, bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia ini menjadi pedoman terkait koordinasi Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) di Provinsi Papua.

Adanya nota kesepakatan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dalam penanganan laporan atau pengaduan penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta menjadi perwujudan dari asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan agar dalam penyelesaian perkara dilakukan secara efisien dan efektif.

Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam menerima laporan dari masyarakat dalam pengelolaan pemerintahan tanpa mengesampingkan tugas pokok masing-masing dalam setiap instansi.

Untuk itu, Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun meminta kepada peserta baik dari Pemprov Papua dan juga Kabupaten/Kota di Papua untuk mengikuti sosialisasi dengan baik sehingga tercipta kesepahaman dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sementara itu Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP menyambut baik MoU tersebut dan berharap nantinya tiga instansi tersebut secara berjenjang bersama-sama memedomaninya sehingga penyelenggara pemerintahan dapat bekerja lebih baik dalam melakukan pembangunan yang ada.

Dalam hal ini, sosialisasi yang dilakukan sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam menyelesaian kasus-kasus, pencegahan atau penyalahwewenangan oleh APIP dan APH.

“Kita berharap semua yang berkepentingan dalam MoU ini telah mengerti tugas dan wewenangnya masing-masing dan menaatinya. Dengan adanya MoU ini, diharapkan dapat menjaga roda pemerintahan berjalan dengan baik dan mencegah penyalahgunaan anggaran negara oleh penyelenggara negara,”Pungkasnya.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

JAYAPURA, 22 Oktober 2026 – Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan mendesak panitia seleksi penerimaan…

2 jam ago

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

WAMENA, 22 Oktober 2026 – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lanny…

2 jam ago

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian…

8 jam ago

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

WAMENA – Personel Polsek Kawasan Bandara Wamena bersama Sat Intelkam Polres Jayawijaya dan petugas Pemadam…

8 jam ago

Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan

WAMENA – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) berlabel dalam…

8 jam ago

BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

WAMENA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat pengecer di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya,…

8 jam ago