Daerah

Bupati Gusbager: Masyarakat Keerom Gunakan Hak Pilihnya dan Hindari Ujian Kebencian

KEEROM-14 Hari menjelang pencoblosan pemilihan umum, Bupati Keerom Piter Gusbager mengharapkan masyarakat Keerom untuk menggunakan hak pilihnya dan jika ada berbeda pilihan adalah hal yang biasa dan dilindung Undang-undang. Oleh sebab itu dirinya berharap tidak boleh ada yang menghalangi warga negara dalam menggunakan hak pilihnya.

“Pertama pemilu ini adalah pesta rakyat, pesta demokrasi. Yang mana kita ketahui bersama kita harus bergembira dipesta ini. Adanya perbedaan pilihan politik, perbedaan kepentingan, perbedaan partai politik itu dilindungi oleh Undang-undang. Namun jangan karena alasan perbedaan itu lalu kita mencederai persaudaraan dan persahabatan sesama anak bangsa,”Ungkap Bupati anak Asli Keerom ini, Rabu (31/1/2024)

Bupati yang senang blusukan ini menambahkan tidak boleh ada perpecahan sesama anak bangsa, sesama anak Keerom. Ia mengajak menghargai perbedaan menjadi hal yang baik.

“Banyak partai, banyak pilihan itu hal baik dan bagi saya adalah hindari ujaran kebencian. Baik di media sosial, saling menghujat, saling menjatuhkan, saling menghina, menyebarkan berita bohong. Ini tidak boleh dibiarkan karena akan benar-benar mengganggu persiapan pelaksanaan pesta demokrasi,”Tegasnya.

Oleh sebab itu Ia meminta kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua pihak untuk menyampaikan bagaimana orang Keerom menjadi pemilih yang cerdas.

“Silahkan gunakan hak pilih pada tanggal 14 Februari. Jangan kemana-mana sebelum ke TPS. Gunakan hak pilih bapak, ibu, adik-adik sebagai warga Negara. Jangan sampai menyesal karena tidak menggunakan hak suaranya,”Tambahnya.

Bupati Gusbager menambahkan bagi masyarakat yang belum terdata di DPT untuk segera mengecek di KPU atau mendaftar secepatnya.

“Yang terpenting jangan sampai menjadi sumber masalah nantinya di TPS karena tidak bisa mencoblos,”katanya.

Ia mengharapkan pemilu di Kabupaten Keerom harus berjalan damai dengan saling menghormati. Sehingga aktivitas setelah pemilu sosial kemasyakat dan sosial ekonomi dapat berjalan dengan baik.

“Jika ada konflik maka untuk membetulkannya akan sulit lagi. Sehingga saya harap semua pihak hormati perbedaan, menjaga kebersamaan dan persahabatan di Kabupaten Keerom,”Pungkasnya.(*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, semakin parah…

3 jam ago

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

WAMENA – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

3 jam ago

Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi…

4 jam ago

Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter

NDUGA – Kapolres Nduga, KOMPOL Erol Sudrajat, S.Sos., M.Si., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) dan…

4 jam ago

Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

PANIAI – Kepolisian Resor (Polres) Paniai menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah (Pemda)…

15 jam ago

74 Tahun Masuknya Gereja Katolik di Sugapa, Polres Intan Jaya Hadir Mendukung Perayaan dengan Semangat Kebersamaan

INTAN JAYA – Kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengambil bagian dalam…

15 jam ago