Bupati Gusbager: Masyarakat Keerom Gunakan Hak Pilihnya dan Hindari Ujian Kebencian

- Penulis

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM-14 Hari menjelang pencoblosan pemilihan umum, Bupati Keerom Piter Gusbager mengharapkan masyarakat Keerom untuk menggunakan hak pilihnya dan jika ada berbeda pilihan adalah hal yang biasa dan dilindung Undang-undang. Oleh sebab itu dirinya berharap tidak boleh ada yang menghalangi warga negara dalam menggunakan hak pilihnya.

“Pertama pemilu ini adalah pesta rakyat, pesta demokrasi. Yang mana kita ketahui bersama kita harus bergembira dipesta ini. Adanya perbedaan pilihan politik, perbedaan kepentingan, perbedaan partai politik itu dilindungi oleh Undang-undang. Namun jangan karena alasan perbedaan itu lalu kita mencederai persaudaraan dan persahabatan sesama anak bangsa,”Ungkap Bupati anak Asli Keerom ini, Rabu (31/1/2024)

Bupati yang senang blusukan ini menambahkan tidak boleh ada perpecahan sesama anak bangsa, sesama anak Keerom. Ia mengajak menghargai perbedaan menjadi hal yang baik.

“Banyak partai, banyak pilihan itu hal baik dan bagi saya adalah hindari ujaran kebencian. Baik di media sosial, saling menghujat, saling menjatuhkan, saling menghina, menyebarkan berita bohong. Ini tidak boleh dibiarkan karena akan benar-benar mengganggu persiapan pelaksanaan pesta demokrasi,”Tegasnya.

Oleh sebab itu Ia meminta kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua pihak untuk menyampaikan bagaimana orang Keerom menjadi pemilih yang cerdas.

“Silahkan gunakan hak pilih pada tanggal 14 Februari. Jangan kemana-mana sebelum ke TPS. Gunakan hak pilih bapak, ibu, adik-adik sebagai warga Negara. Jangan sampai menyesal karena tidak menggunakan hak suaranya,”Tambahnya.

Bupati Gusbager menambahkan bagi masyarakat yang belum terdata di DPT untuk segera mengecek di KPU atau mendaftar secepatnya.

“Yang terpenting jangan sampai menjadi sumber masalah nantinya di TPS karena tidak bisa mencoblos,”katanya.

Ia mengharapkan pemilu di Kabupaten Keerom harus berjalan damai dengan saling menghormati. Sehingga aktivitas setelah pemilu sosial kemasyakat dan sosial ekonomi dapat berjalan dengan baik.

“Jika ada konflik maka untuk membetulkannya akan sulit lagi. Sehingga saya harap semua pihak hormati perbedaan, menjaga kebersamaan dan persahabatan di Kabupaten Keerom,”Pungkasnya.(*)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru