Babak Baru Kasus Aske Mabel Pecatan Polri yang Membelot ke KKB Papua

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Kasus pecatan Polri Aske Mabel yang membelot ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) memasuki babak baru.

Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2025 menyerahkan Aske Mabel bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Rabu 21 Mei 2025.

Penyerahan ini merupakan kelanjutan proses hukum terhadap tersangka dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan kepemilikan senjata api ilegal.

Panit 2 Sub Satgas Investigasi Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2025, Iptu Rusdyanto mengawal langsung penyerahan Aske Mabel. Penyerahan mendapat pengawalan ketat dari Jayapura hingga ke Wamena.

Aske Mabel diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Wamena, Kusufi Esti Ridliani, dan Rizki Saputra.

Adapun barang bukti yang diserahkan bersama Aske Mabel, yakni 2 pucuk senjata api laras panjang jenis AK-2000p, 2 buah magazine, 71 butir peluru tajam kaliber 5.56 mm, 1 magazine SS1, serta sejumlah barang pendukung lainnya.

Komitmen Polri Tegakkan Keadilan

Akse Mabel saat menaiki pesawat menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Kaops Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, didampingi Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa penyerahan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan di wilayah Papua.

“Kami tegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata akan terus dikawal hingga tuntas. Penyerahan tahap II ini menunjukkan bahwa Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz bekerja secara terukur dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tegas Faizal.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara penyidik, kejaksaan, dan aparat penegak hukum lainnya yang terlibat dalam proses ini.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, turut mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah terpengaruh dengan propaganda atau ajakan yang mengarah pada tindakan kekerasan dan pelanggaran hukum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan tengah Papua, untuk bersama menjaga keamanan dan mendukung upaya penegakan hukum yang adil. Jangan terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang ingin merusak kedamaian dan ketertiban di Papua,” ujar Yusuf.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas sangat penting demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Selain kasus pencurian senjata api, Aske Mabel juga dijerat dengan kasus pembunuhan berencana, dan saat ini sedang dalam proses melengkapi berkas perkara untuk segera dilakukan tahap I kepada pihak kejaksaan. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Satgas Damai Cartenz

Berita Terkait

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang
Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo
Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP
Dua Asesor LAM Kependidikan Nilai Mutu Pendidikan di STT Arastamar Wamena
Halal Bi Halal Jurnalis Papua: Kebersamaan, Integritas, dan Dukungan Lintas Stakeholder
Kapolda Papua Tengah Turun Langsung, Dogiyai Mulai Pulih dari Kericuhan
Pemda Nduga Gelar Forum Perangkat Daerah 2026: Dorong Ekonomi Lokal dan Inovasi Berbasis Budaya
Dana Otsus Papua Pegunungan Mulai Cair Minggu Ini, Program Prioritas Segera Jalan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:18 WIT

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WIT

Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP

Selasa, 14 April 2026 - 13:20 WIT

Dua Asesor LAM Kependidikan Nilai Mutu Pendidikan di STT Arastamar Wamena

Sabtu, 11 April 2026 - 20:48 WIT

Halal Bi Halal Jurnalis Papua: Kebersamaan, Integritas, dan Dukungan Lintas Stakeholder

Jumat, 10 April 2026 - 15:22 WIT

Kapolda Papua Tengah Turun Langsung, Dogiyai Mulai Pulih dari Kericuhan

Berita Terbaru