Sikap Tegas Kapolda Papua soal Pembunuhan 11 Pendulang Emas di Yahukimo

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin saat memberikan keterangan pers. (Foto: Syaiful)

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin saat memberikan keterangan pers. (Foto: Syaiful)

YAHUKIMO – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin akhirnya buka suara terkait pembunuhan pendulang emas yang diduga kuat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tercatat 11 pendulang tewas dalam peristiwa tersebut.

Patrige menduga peristiwa ini merupakan pembunuhan berencana. Dimana korban meninggal telah mencapai 11 orang. 10 jenazah telah dievakuasi ke Dekai, sedangkan satu jenazah dievakuasi ke Boven Digoel.

“Kami duga ini pembunuhan berencana dan dari hasil upaya kita untuk melakukan operasi kemanusiaan dengan penyelamatan korban yang selamat,” terangnya di Jayapura, Sabtu (12/4/2025).

Pelaku Tidak Membawa Senjata Api

Patrige bilang, kondisi para korban cukup utuh, sehingga dapat teridentifikasi. “Upaya kita menyelamatkan korban yang selamat, mengevakuasi korban meninggal dunia dan melakukan penegakkan hukum,” katanya.

Sejauh ini, Patrige melanjutkan, ada beberapa kelompok (KKB) yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Meski demikian, pengakuan tersebut bagi kepolisian bukan sebagai alat bukti.

“Kami masih penyelidikan dan belum ada satu pelaku pun yang ditangkap. Pelaku, menggunakan parang, kampak dan panah.  Para korban yang selamat mengaku tidak mengenali para pelaku,” terangnya.

Menurut Patrige, para pelaku pembunuhan tidak ada yang membawa senjata api. Hal ini dikuatkan dengan luka pada tubuh 11 korban yang tidak ditemukan bekas luka senjata api. “Kita belum bisa simpulkan apakah KKB terlibat atau tidak, kita masih melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Usut Kejahatan Penambangan Ilegal

Terkait kasus ini, Patrige menegaskan akan menindaklanjuti kasus pembunuhan ini dengan dua laporan polisi. Dimana laporan pertama terkait kasus pembunuhan atau penganiayaan berat. Sementara laporan kedua terkait kejahatan penambangan ilegal.

“Jadi para korban juga bisa menjadi tersangka terkait penambangan ilegal jika alat bukti itu cukup. Kami sudah sampaikan ke polres Yahukimo, Asmat dan Pegubin untuk  bersama forkopimda agar keluarkan larangan keras  melakukan penambangan di wilayah hukum masing-masing,” pungkasnya.

Sejauh ini, Patrige melanjutkan, pihaknya menemukan banyak sekali penambang ilegal di wilayah Yahukimo.  “Mereka para pendulang emas ilegal ini masuk dari mana kita belum tahu melalui siapa. Dan pada tanggal 6,7 dan 9 terjadi penyerangan brutal terhadap para penambang emas di Yahukimo,” imbuhnya. (*)

 

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Bupati Willem Wandik: Kasih Fondasi Membangun Gereja, Keluarga, dan Masyarakat
Astamaops Kapolri Dukung Pendidikan dan Seni Budaya Papua di Wesaput
PTSL Jayawijaya: Tim Ajudikasi Turun ke Jalan Bhayangkara Wamena
Kapolda Papua Tengah Buka Turnamen Mini Soccer Umum 2026 di Timika
Sembilan Sekolah Ikut Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026, Arianto Kogoya: Torang Bisa!
Ny. Elisabet Flassy Wandik Tegaskan Dukungan Tolikara untuk Perajin Lokal di Momen Dekranas Ke-46

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:55 WIT

Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIT

Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:18 WIT

Bupati Willem Wandik: Kasih Fondasi Membangun Gereja, Keluarga, dan Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:20 WIT

Astamaops Kapolri Dukung Pendidikan dan Seni Budaya Papua di Wesaput

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:52 WIT

PTSL Jayawijaya: Tim Ajudikasi Turun ke Jalan Bhayangkara Wamena

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT