KKB Serang Bandara Nop Goliat Dekai Yahukimo, Evakuasi Jenazah Pendulang Terhambat

- Penulis

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas Damai Cartenz melakukan persiapan evakuasi jenazah pendulang emas korban kekerasan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Satgas Damai Cartenz)

Personel Satgas Damai Cartenz melakukan persiapan evakuasi jenazah pendulang emas korban kekerasan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Satgas Damai Cartenz)

JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melepas tembakan saat proses evakuasi jenazah pendulang emas di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat 11 April 2025.

Penyerangan menyebabkan proses evakuasi jenazah pendulang emas ke Dekai, terhambat. Bahkan sempata terjadi kontak tembak di bandara, namun tidak ada korban jiwa.

“Situasi di TKP (lokasi pencarian pendulang emas) nggak rame, di Bandara Dekai kontak tembak kami dengan kelompok KKB. Tidak ada koban,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani di Jayapura, Jumat petang.

Faizal menjelaskan, aparat gabungan terdiri dari Marinir, Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Satuan Brimob dan Satgas Damai Cartenz, telah memback up pengamanan bandara. “Kita harus parameter bandara, karena heli lalu lalang terus,” terangnya.

Sejauh ini baru enam jenazah baru yang ditemukan di lokasi penambang emas di Kabupaten Yahukimo. Total sembilan jenazah pendulang emas korban penyerangan KKB yang telah berhasil ditemukan.

“Belum ada perkembangan, itu yang tadi saya sampaikan. Kita prosesnya evakuasi dulu, tapi tadi terhambat karena bandara diserang sama mereka (KKB),” tutupnya.

Sebelumnya, 11 warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi korban penyerangan KKB.

Peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum, Kabupaten Yahukimo. Satgas Damai Cartenz hingga kini sudah 9 jenazah korban.

Enam jenazah ditemukan pada Jumat 11 April 2025. Sementara 3 jenazah lainnya ditemukan pada Kamis kemarin. Jenazah ditemukan di 4 titik berbeda. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

TP PKK Tolikara Hadirkan Sarapan Sehat dan Layanan Kesehatan di Pedalaman Douw
Meski Sulit Dijangkau, Anak PAUD Distrik Douw Terima Makanan Bergizi dari Bunda Elisabeth
Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan
Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Disambut Bak Juara Nasional, Tim SMAN 3 Kokonao Diarak Ratusan Warga Setibanya di Kampung

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:02 WIT

TP PKK Tolikara Hadirkan Sarapan Sehat dan Layanan Kesehatan di Pedalaman Douw

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:38 WIT

Meski Sulit Dijangkau, Anak PAUD Distrik Douw Terima Makanan Bergizi dari Bunda Elisabeth

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:46 WIT

Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Berita Terbaru