Kondisi Kemanusiaan dan Keamanan Yang tak Terjamin di Tanah Papua Membuktikan Gagalnya Otonomi Daerah Selama 30 Tahun.

- Penulis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 27 April 2026 – Tokoh muda Papua, Nioluen Kotouki, menyampaikan kritik tegas terhadap pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia yang berjalan tiga Dekade atau 30 Tahun. Dimana di Tanah Papua sendirin adanya adanya Otonomi Khusus (Otsus). Menurutnya, kondisi kemanusiaan dan keamanan di Tanah Papua yang masih jauh dari terjamin menjadi bukti nyata bahwa Otsus gagal menjawab kebutuhan orang asli Papua.

Kotouki menilai banyak pejabat di Papua, mulai dari gubernur, bupati hingga DPRK, menafsirkan Otsus sebatas aliran dana triliunan rupiah. Ironisnya, nasib orang asli Papua tetap terabaikan. Ia menyoroti masih terjadinya penembakan terhadap masyarakat sipil, termasuk anak-anak dan ibu hamil, yang menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap warganya.

Otsus Sebagai Jalan Tengah yang Gagal

Kotouki mengingatkan bahwa UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua lahir sebagai jalan tengah untuk meredam tuntutan Papua merdeka. Namun, setelah puluhan tahun berjalan, Otsus dinilai tidak berhasil merangkul orang asli Papua.

“Yang harus disadari, apa yang mau dibanggakan kalau nasib orang asli Papua masih terusik, tertinggal, dan terbelakang. Bahkan gencatan senjata atas nama TPNPB selalu menjadikan rakyat sipil sebagai korban,” tegasnya.

Rakyat di Bawah Bayang-Bayang Militer

Kotouki menyoroti kontras antara perayaan HUT Otonomi Daerah ke-30 oleh pejabat daerah dengan kenyataan di lapangan. Saat rakyat meminta keadilan atas korban penembakan di Puncak Ilaga beberapa minggu lalu, mereka justru berhadapan dengan kekuatan militer.

“Negara harus sadar, pendekatan yang selalu berujung pada dendam hanya memperburuk keadaan. Otsus dinyatakan gagal karena masih ada penembakan di mana-mana di Tanah Papua,” ujarnya.

Seruan Evaluasi

Kotouki menyerukan agar negara dan para pemangku kepentingan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Otsus. Ia menekankan bahwa kebijakan yang tidak mampu menjamin keamanan dan kesejahteraan orang asli Papua tidak bisa lagi dipertahankan tanpa perubahan mendasar.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya
Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka
Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara
Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia
Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon
Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene
Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:21 WIT

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23 WIT

Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:45 WIT

Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIT

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Berita Terbaru