Ikuti Sidak Pasar Gabungan, PKK Nduga: Pedagang Wajib Jual Produk Bergizi, Bukan Ancaman Kesehatan Anak

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga bersama TP PKK menunjukkan komitmen kuat menjaga kesehatan masyarakat lewat inspeksi mendadak (sidak) di pusat perdagangan Distrik Kenyam. Kegiatan ini melibatkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindakop), Asisten III Sekda Vestus Wompere, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah OPD terkait. Fokus utama sidak adalah memastikan harga tetap stabil, stok barang tersedia, dan kualitas kebutuhan pokok terjamin.

Ketua Pokja Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Nduga, Ny. Susanti Paseru, menegaskan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan barang yang dijual layak konsumsi. Ia menekankan pentingnya pedagang menyediakan makanan bergizi, bukan produk kadaluarsa yang justru mengancam kesehatan anak-anak. “Kami ingin anak-anak Nduga tumbuh sehat dengan asupan bergizi, bukan terpapar makanan berbahaya,” ujarnya penuh kepedulian.

Kepala Disperindakop dan UKM, Erias Gwijangge, S.IP, menambahkan bahwa sidak ini bukan rutinitas semata, melainkan langkah nyata pemerintah. Ia mengungkapkan masih ditemukan makanan untuk anak-anak yang tidak layak konsumsi. “Ini sangat berbahaya bagi generasi muda kita. Pedagang harus bertanggung jawab secara moral dan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Makla Gwijangge, Staf Ahli Bupati Nduga, menyoroti praktik sebagian pedagang yang menaikkan harga tanpa alasan jelas. Ia menegaskan pemerintah hadir langsung di lapangan untuk memastikan harga terkendali dan kualitas barang terjamin. “Barang tidak layak, apalagi untuk anak-anak, harus segera ditarik dari peredaran. Ini komitmen bersama demi masa depan Nduga yang sehat,” katanya.

Sidak gabungan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dan TP PKK terhadap kesehatan keluarga di Nduga. Lebih dari sekadar pengawasan harga dan stok, kegiatan ini menegaskan bahwa perlindungan anak-anak dari makanan berbahaya adalah prioritas utama. Pemerintah berkomitmen melakukan pemantauan rutin agar pasar tetap sehat, harga stabil, dan masyarakat terlindungi.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Bupati Nduga Resmi Buka RAPIM dan MUSDA KNPI, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru