DWP dan DP3KB Kabupaten Nduga Bersinergi Turunkan Risiko Stunting di Nduga

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM, 18 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nduga bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat dengan menyalurkan bantuan sembako. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menurunkan risiko stunting sekaligus wujud kehadiran DWP dalam memberikan pelayanan langsung kepada keluarga di Nduga.

Wakil Ketua III DWP Kabupaten Nduga, Ny. Mincena Wesareak, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar distribusi sembako, melainkan bentuk komitmen DWP untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas. “Kami hadir untuk memastikan keluarga di Nduga mendapatkan dukungan gizi yang layak. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masa depan anak-anak kita,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, peran perempuan sangat penting dalam menjaga pola makan dan pola asuh anak. Ia berharap para ibu dapat memanfaatkan bantuan sembako ini dengan baik, sehingga anak-anak tumbuh sehat dan terhindar dari risiko gizi buruk. “Kami ingin mendorong kesadaran orang tua agar lebih peduli terhadap asupan gizi anak. Bantuan ini adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah perubahan pola hidup sehat di keluarga,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan DWP menjadi strategi efektif dalam memperkuat gerakan pencegahan stunting. Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyentuh aspek pangan, tetapi juga edukasi tentang kesehatan reproduksi, pola asuh, dan perencanaan keluarga. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, mulai dari ibu hamil hingga anak usia balita,” katanya.

Kegiatan penyaluran sembako ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu, terutama keluarga dengan anak kecil yang membutuhkan dukungan gizi tambahan. Pemerintah daerah bersama DWP berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, agar program penurunan stunting berjalan berkelanjutan.

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa DWP tidak hanya berperan sebagai organisasi pendamping pemerintah, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif bahwa stunting adalah masalah bersama yang harus ditangani secara gotong royong.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan
Pemda Lanny Jaya Kembali Salurkan Bantuan untuk Tiga Distrik Terdampak Hujan Es. Bama, Posko Hingga Tim Kesehatan Diterjunkan
OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan
Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya
Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik
Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:59 WIT

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:36 WIT

Pemda Lanny Jaya Kembali Salurkan Bantuan untuk Tiga Distrik Terdampak Hujan Es. Bama, Posko Hingga Tim Kesehatan Diterjunkan

Jumat, 4 September 2026 - 22:42 WIT

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIT

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

Jumat, 4 September 2026 - 22:25 WIT

Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:59 WIT