JAYAPURA-Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Papua 2026 resmi digelar di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (18/6/2026). Ajang yang berlangsung selama tiga hari, 18-20 Juni 2026, diikuti 230 atlet dari tujuh kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.
Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua 2026, Natir Renyaan, mengatakan kejuaraan ini menjadi bagian dari program pembinaan atletik yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua.
“Kejurda Atletik Papua tahun 2026 ini diselenggarakan sebagai bagian dari program kerja Pengurus Provinsi PASI Papua. Evaluasi dan pembinaan atletik secara berkelanjutan sangat penting dilakukan guna mempertahankan tradisi prestasi atletik Papua di kancah nasional maupun internasional,” kata Natir.
Menurut dia, Kejurda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah seleksi atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) serta berbagai kejuaraan nasional lainnya.
“Kejurda ini sekaligus menjadi wadah seleksi bagi atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju ajang prakualifikasi PON dan kejuaraan nasional lainnya,” ujarnya.
Natir menjelaskan, kejuaraan tahun ini mempertandingkan kategori remaja usia 18 tahun, usia 20 tahun, dan senior dengan total 20 nomor perlombaan. Nomor yang dipertandingkan meliputi lari jarak pendek 100 meter, 200 meter, dan 400 meter, lari jarak menengah dan jauh, lari gawang, estafet, hingga nomor lapangan seperti lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, tolak peluru, lempar cakram, dan lempar lembing.
Dari total 230 atlet yang ambil bagian, sebanyak 160 atlet merupakan putra dan 70 atlet putri.
Selain menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet di tingkat kabupaten dan kota, Kejurda juga diharapkan mampu menambah jam terbang kompetisi bagi atlet muda maupun senior Papua sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka pada level nasional.
Sekadar untuk diketahui, ketujuh daerah yang mengikuti Kejurda Atletik yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen. (*)
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemprov Papua















