Diskusi Publik “Tong Jaga Mimika” Satukan Organisasi Kepemudaan Jelang HUT RI ke-81

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Papua Tengah menggalang kekuatan pemuda melalui diskusi publik bertajuk “Tong Jaga Mimika”. Kegiatan yang digelar Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua Tengah itu mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika untuk memperkuat persatuan, komunikasi, dan kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, damai, dan kondusif, Kamis (6/8/2026).

Direktur Intelkam Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Supriagung, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

“Momentum HUT RI harus menjadi ruang untuk menyatukan seluruh organisasi kepemudaan. Melalui komunikasi dan diskusi yang baik, kita ingin semua pemuda bersatu menjaga Timika agar tetap aman, damai, dan sejuk,” katanya.

Menurut Supriagung, keberagaman organisasi maupun latar belakang tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun daerah. Sebaliknya, seluruh elemen pemuda harus bersinergi menciptakan situasi yang kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat semakin sejahtera.

Ia juga menilai keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, serta organisasi kepemudaan menjadi kunci dalam membangun ruang dialog yang sehat dan menghasilkan solusi bersama terhadap berbagai persoalan sosial.

“Jangan sampai pemuda terkotak-kotak. Jika seluruh elemen mampu menyatukan langkah, kita akan semakin kuat menjaga Timika tetap aman dan damai,” ujarnya.

Supriagung menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dalam hal itu, pemuda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak perubahan.

“Pemuda memiliki energi, kreativitas, dan potensi besar. Semua itu harus diarahkan pada kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan justru terjerumus dalam tindak kriminal maupun perilaku yang menyimpang,” tegasnya.

Ia berharap generasi muda Mimika mulai mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, legislatif, dunia usaha, hingga pelayanan publik.

“Kalian adalah generasi penerus daerah ini. Bangun komunikasi yang baik, terus berkarya, dan jadilah teladan. Masa depan Timika bergantung pada kualitas pemudanya,” ucapnya.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan daerah.

“Mari kita bersama-sama menjaga Timika agar tetap aman, damai, dan sejuk. Pemuda harus saling merangkul, saling menguatkan, bukan saling mengkotak-kotakkan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Timika, Vincen Onayoma, menyambut baik pelaksanaan diskusi tersebut. Menurutnya, forum seperti ini perlu terus dilakukan sebagai wadah memperkuat komunikasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk upaya menekan angka kriminalitas di Kabupaten Mimika.

“Selama ini Dewan Adat terus bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan dalam menjaga keamanan. Pertemuan seperti ini sangat baik karena memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arif, menegaskan komitmen organisasi kepemudaan untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia mengajak seluruh pemuda mengedepankan persatuan, mempererat silaturahmi antarorganisasi, serta menjadi pelopor perdamaian dan pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah. Perbedaan organisasi bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Mimika yang aman, damai, dan maju,” ujarnya.

Penulis : Roy Purba

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Pemkab Puncak Jaya Gelar Senam Jumat Sehat, TNI-Polri dan ASN Kompak Jaga Kebugaran
Bupati Yuni Wonda: Aspirasi Masyarakat Yamo Harus Diperjuangkan
Satresnarkoba Jayapura Tangkap WNA PNG Bawa Setengah Kilogram Ganja
Menjelang FBLB ke-34, Grand Baliem Hotel Wamena Penuh Sesak Wisatawan Asing
Kapolres Jayawijaya Pastikan FBLB ke-34 Berlangsung Aman dan Kondusif
Kesbangpol Papua Pegunungan Pastikan Kesiapan HUT ke-81 RI, 80 Persen Paskibraka Merupakan OAP
Ketua DPR Papua Pegunungan Tekankan Akuntabilitas dalam Pembahasan Raperdasi APBD 2025
Papua Pegunungan Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Rapat Paripurna DPR

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:52 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Senam Jumat Sehat, TNI-Polri dan ASN Kompak Jaga Kebugaran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:33 WIT

Bupati Yuni Wonda: Aspirasi Masyarakat Yamo Harus Diperjuangkan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:11 WIT

Diskusi Publik “Tong Jaga Mimika” Satukan Organisasi Kepemudaan Jelang HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:56 WIT

Satresnarkoba Jayapura Tangkap WNA PNG Bawa Setengah Kilogram Ganja

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:45 WIT

Menjelang FBLB ke-34, Grand Baliem Hotel Wamena Penuh Sesak Wisatawan Asing

Berita Terbaru