Wamena, 1 April 2026 — Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama organisasi masyarakat (Ormas) di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Abdi Wacana Wamena.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa calon guru, serta masyarakat luas di Papua Pegunungan.
Dalam pemaparannya, Arianto Kogoya menjelaskan bahwa sosialisasi empat pilar merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh lembaga negara, baik di DPD maupun DPR. Ia bersyukur kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik di kampus STKIP Abdi Wacana Wamena.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi empat pilar di kampus STKIP Abdi Wacana Wamena. Ini menjadi kesempatan baik untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memberikan perhatian bagi pengembangan pendidikan di Papua Pegunungan,” ujar Arianto.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, terhadap pengembangan kampus-kampus di wilayah Papua Pegunungan. Menurutnya, lembaga pendidikan keguruan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Kampus ini kampus bersejarah dan memiliki peran besar dalam mencetak calon guru. Ke depan kita harapkan dapat berkembang menjadi universitas atau institut dengan berbagai jurusan. Yang kecil kita besarkan, yang besar kita jaga,” tambahnya.
Arianto juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran, baik melalui dana pemerintah pusat maupun dana Otonomi Khusus (Otsus), untuk membantu operasional dan pengembangan kampus, khususnya perguruan tinggi swasta yang masih memiliki keterbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut memberikan bantuan pribadi sebesar Rp30 juta untuk mendukung kebutuhan kampus, mengingat keterbatasan pembiayaan yang selama ini hanya bergantung pada SPP mahasiswa.
Sosialisasi ini menghadirkan empat pilar kebangsaan, yakni:
- Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi
- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara
- Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara
Keempat pilar tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan, stabilitas, dan keutuhan bangsa Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua I STKIP Abdi Wacana Wamena, Andinus Yanengga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta pelaksanaan sosialisasi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan sosialisasi ini. Ini merupakan momen pertama bagi kami, dan harapannya kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa STKIP merupakan calon guru yang akan menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai seperti ini hanya bisa diteruskan secara kuat melalui guru. Karena itu kegiatan ini sangat penting bagi kami dalam menyiapkan generasi bangsa,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan peserta yang hadir, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan dan karakter kebangsaan di Papua Pegunungan.
Penulis : Kaleb Lau
Editor : Tim Redaksi















