Potensi Teror KKB di 2026, Papua Pegunungan Jadi Perhatian Utama

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas Ops Damai Cartenz melakukan pengamanan lokasi teror penembakan. (Foto: Satgas Humas Damai Cartenz)

Personel Satgas Ops Damai Cartenz melakukan pengamanan lokasi teror penembakan. (Foto: Satgas Humas Damai Cartenz)

JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih menjadi ancaman serius yang dapat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat di wilayah Papua pada tahun 2026.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, mengatakan potensi gangguan KKB masih menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

”Memasuki tahun 2026, Polda Papua memetakan sejumlah tantangan strategis di bidang keamanan yang menuntut kesiapsiagaan tinggi serta langkah antisipatif yang terukur dan berkelanjutan,” kata Patrige dalam rilis akhir tahun, Rabu 31 Desember 2025.

Selain KKB, aktivitas Kelompok Kriminal Politik (KKP), seperti KNPB dan ULMWP juga diperkirakan tetap muncul di beberapa wilayah tertentu dan berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan.

104 Aksi Penembakan Sepanjang 2025

Detik-detik evakuasi jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB di tengah sungai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Polda Papua mencatat 104 aksi KKB di wilayah hukum Polda Papua yang menimbulkan dampak serius terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat.

Aksi KKB mengakibatkan 94 orang meninggal dunia dan 120 orang luka-luka. Dari total korban meninggal, 9 orang anggota TNI, 6 orang anggota Polri dan 64 warga sipil.

Adapun korban luka sendiri meliputi 29 TNI, 18 Polri dan 68 warga sipil. Sementara korban dari KKB mencapai 20 orang, 15 diantaranya meninggal dunia.

Dalam menghadapi situasi ini, Polda Papua menekankan pendekatan kesejahteraan dan humanis sebagai strategi utama penanganan KKB.

Tiga Daerah Rawan Gangguan KKB

Jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB dimakamkan berjajar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Faizal Ramadhani yang juga Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, menambahkan bahwa Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan masih menjadi wilayah terawan gangguan KKB.

Sementara wilayah rawan kedua dan ketiga yakni Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan data terakhir per 25 Desember 2025, korban teror KKB di wilayah Kabupaten Yahukimo mencapai 35 orang. Menurut Faizal, jumlah tersebut sangat signifikan.

Faizal pun bahkan menyebut masih adanya aksi penembakan pada momen Natal. Mirisnya lagi, pihaknya menemukan adanya tindakan perekrutan 100 pemuda Yahukimo oleh KKB. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
SMA Taruna Tantang SMAN 3 Kokonao di Final Mini Soccer Kapolda Cup
Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob
Yanes Alitnoe: Dendam Antar Generasi Mengancam Masa Depan Papua Pegunungan, Harus Ada Dekonsiliasi
Ibadah Syukuran Kelulusan 14 SD Gabungan Distrik Di Kenyam Berlangsung Penuh Haru
Keluarga Batak Jayawijaya Hadir Bawa Harapan dan Dukungan bagi Pengungsi
Pemkab Puncak Jaya Ikuti Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban Bantuan Presiden RI
Wamendagri Ribka Haluk Dengan Tegas Mengklarifikasi Isu Pemotongan Dana Otsus Papua

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:02 WIT

Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:43 WIT

SMA Taruna Tantang SMAN 3 Kokonao di Final Mini Soccer Kapolda Cup

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:34 WIT

Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:29 WIT

Yanes Alitnoe: Dendam Antar Generasi Mengancam Masa Depan Papua Pegunungan, Harus Ada Dekonsiliasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:59 WIT

Ibadah Syukuran Kelulusan 14 SD Gabungan Distrik Di Kenyam Berlangsung Penuh Haru

Berita Terbaru