Daerah

Yohanes Penius Lani: Media Harus Jadi Suara Akar Rumput

WAMENA – Pelaksanaan Festival Media Papua yang diselenggarakan oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP) di Provinsi Papua Tengah mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari tokoh intelektual Wilayah Lapago, Yohanes Penius Lani, S.Kom, M.PWK. Jumat (16/01/2026) di Wamena.

Yohanes Penius Lani adalah salah satu Tokoh Intelektual dari Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya kepada Gubernur, Bapak Meki Nawipa dan Wakil Gubernur, serta jajaran pemerintah setempat, dan juga pihak lain atas dukungan penuh terhadap komunitas pers dalam menyelenggarakan acara tersebut.

Menyuarakan Akar Rumput
Dalam pernyataannya, Yohanes menekankan pentingnya peran media sebagai penyambung lidah masyarakat kecil.

Ia berharap agar rekan-rekan media, khususnya wartawan Orang Asli Papua (OAP) dari Sorong sampai Merauke yang terdiri dari 6 (Enam) Provinsi, tidak hanya memberitakan keberhasilan pemerintah semata, tetapi juga berani mengangkat isu-isu yang selama ini terabaikan.

“Harapan kami dari masyarakat, teman-teman media terus menyuarakan suara akar rumput masyarakat. Jangan hanya yang baik dari pemerintah, tetapi kami berharap media Papua, khususnya anak-anak asli Papua, bisa menyuarakan yang tidak disuarakan oleh media nasional maupun media lainnya,” ujar Yohanes Lani.

Lebih lanjut, Yohanes juga menitipkan pesan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan agar memberikan ruang dan perhatian lebih bagi para wartawan di wilayah Lapago. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat krusial untuk pembangunan daerah.

Ia mendorong adanya wadah atau ruang khusus di pemerintahan bagi para jurnalis untuk berkolaborasi dalam menyuarakan aspirasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari kaum adat, kaum perempuan, hingga masyarakat yang berada di wilayah terpinggirkan.

“Harapan kami, pemerintah Papua Pegunungan juga terus mendukung teman-teman wartawan dari wilayah Lapago agar bisa ada ruang atau tempat di pemerintah supaya sama-sama berkolaborasi demi mengembangkan atau menyuarakan suara-suara masyarakat,” pungkasnya. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara

WAMENA , 17 Juni 2026. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya menuntut para terdakwa kasus dugaan tindak…

11 jam ago

Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati

WAMENA – 17 Juni 2026. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya tengah mempersiapkan penetapan tersangka dalam kasus…

11 jam ago

Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final

MIMIKA – Suasana penuh antusias dan semangat sepak bola mewarnai Warung Eang, Mimika Baru, Kabupaten…

14 jam ago

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

PAPUA- Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Papua menyalurkan bantuan satu unit komputer kepada Yayasan Papua Anigou…

19 jam ago

Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Nabire – Polda Papua Tengah menyiapkan sejumlah kegiatan kompetitif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam…

20 jam ago

Ribka Haluk: Rp2,7 Triliun Dana Otsus dan DTI Harus Tepat Sasaran

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong pemerintah daerah di wilayah Papua…

1 hari ago