Workshop Satu Data dan Konsolidasi Data OAP Papua Pegunungan Resmi Ditutup

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 4 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menutup kegiatan Workshop Satu Data Papua Pegunungan dan Konsolidasi Data Orang Asli Papua (OAP) Papua Pegunungan Tahun 2026 yang telah berlangsung selama tiga hari, sejak 2 hingga 4 Juni 2026, di Grand Baliem Hotel Wamena.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep, yang membacakan sambutan Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, SE., M.B.A. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari delapan kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, serta didukung oleh Program SKALA.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti workshop dengan penuh komitmen. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus dimulai dari data yang akurat, karena data menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, merancang program, serta memastikan keberpihakan pembangunan kepada masyarakat secara tepat sasaran.

“Pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang akurat. Sebab data adalah dasar pemerintah mengambil kebijakan dan keputusan dalam menyusun program, dan memastikan keberpihakan kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran,” demikian kutipan sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Penjabat Sekda.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa konsolidasi data Orang Asli Papua merupakan pekerjaan strategis yang tidak dapat dipandang ringan. Menurutnya, data OAP tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi juga menyangkut hak-hak masyarakat, kebijakan afirmasi, pelayanan publik, hingga masa depan generasi Papua Pegunungan. Oleh karena itu, dibutuhkan kesamaan persepsi dan komitmen seluruh pihak dalam menghasilkan data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selama pelaksanaan workshop, peserta dari provinsi dan delapan kabupaten berdiskusi serta menyelaraskan berbagai aspek pengelolaan data pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menilai kegiatan ini telah menghasilkan semangat kolaborasi yang positif, ditandai dengan keterbukaan antarlembaga, kemauan untuk menyatukan data, serta komitmen memperkuat kerja sama lintas sektor.

Meski demikian, Gubernur mengingatkan bahwa pekerjaan besar masih menanti setelah workshop berakhir. Ia meminta seluruh peserta untuk tidak berhenti pada diskusi dan materi yang diperoleh selama kegiatan berlangsung, melainkan segera menindaklanjutinya melalui langkah-langkah nyata di instansi masing-masing.

“Kita harus mulai memperbaiki kualitas data, memperkuat koordinasi, mengurangi ego sektoral, dan membangun budaya kerja berbasis data,” pesan Gubernur dalam sambutan penutupan tersebut.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap ke depan kebijakan pembangunan semakin tepat sasaran, kualitas pelayanan publik semakin meningkat, dan program Otonomi Khusus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Papua Pegunungan juga menyampaikan apresiasi kepada Program SKALA, para narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta komitmennya selama kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam mendorong penguatan tata kelola data dan pembangunan berbasis bukti di Papua Pegunungan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap hasil workshop dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun sistem data yang terpadu, akurat, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung terwujudnya Papua Pegunungan yang lebih maju, adil, dan berpihak kepada seluruh masyarakat.

“Kalau pemerintah bekerja dengan data yang baik, maka pembangunan juga akan berjalan lebih baik,” tutup Gubernur Papua Pegunungan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Bupati Lanny Jaya Pimpin Pembahasan Revisi SSH 2026: Dorong Transparansi dan Efisiensi Anggaran
Bupati Lanny Jaya Lepas 62 Paskibra: “Kalian Adalah Wajah Masa Depan Daerah Ini”
DWP dan TP PKK Tolikara Perkuat Sinergi Jalankan Program Pemberdayaan Masyarakat
Polri Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Gereja Baptis Bee Nabire
Dukung Program Pemerintah, Polda Papua Tengah Siap Kawal Pembangunan di 8 Kabupaten
Pemprov Papua Tegaskan Masa Depan Bertumpu pada SDM, Bukan Sekadar Alam
Diskominfo Puncak Jaya Gelar Bimtek Statistik dan Website, Dorong Transformasi Digital Pemerintahan
Peletakan Batu Pertama Pabrik Pakan Ternak, Papua Siap Bangkitkan Pertanian dan Peternakan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:52 WIT

Workshop Satu Data dan Konsolidasi Data OAP Papua Pegunungan Resmi Ditutup

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:48 WIT

Bupati Lanny Jaya Pimpin Pembahasan Revisi SSH 2026: Dorong Transparansi dan Efisiensi Anggaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:45 WIT

Bupati Lanny Jaya Lepas 62 Paskibra: “Kalian Adalah Wajah Masa Depan Daerah Ini”

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:15 WIT

DWP dan TP PKK Tolikara Perkuat Sinergi Jalankan Program Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:50 WIT

Polri Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Gereja Baptis Bee Nabire

Berita Terbaru