Warga Pedalaman Papua Terisolasi, 11 Bandara Ditutup Sementara

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA —Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terpaksa menghentikan sementara operasional penerbangan di 11 bandara dan lapangan terbang rawan keamanan di Papua. Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut atas insiden penembakan pesawat perintis Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu, 11 Februari 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa operasional penerbangan akan kembali dibuka setelah aparat TNI/Polri memastikan keamanan kondusif dan standar keselamatan terpenuhi. Hingga saat itu, jalur udara vital Papua harus ditutup demi keselamatan kru dan penumpang.

Kesebelas bandara yang ditutup antara lain: Satpel Koroway Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Faowi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Sementara itu, lima bandara lain yang juga rawan tetap beroperasi dengan pengamanan ketat, yakni Bandara Kiwirok, Bandara Moanamani, Satpel Sinak di Ilaga, Satpel Agandugume di Ilaga, dan Bandara Illu.

“Penerbangan perintis adalah layanan vital bagi masyarakat Papua. Keamanannya sangat krusial dan harus dijaga,” tegas Lukman.

Kemenhub juga menekankan bahwa penerbangan perintis tidak akan dikenakan sanksi bila operator memilih menghentikan layanan karena alasan keamanan. Operator diberikan kewenangan penuh untuk menilai risiko dan memutuskan keberlanjutan operasional. Ditjen Hubud kini tengah melakukan pemetaan risiko bandara, menyusun SOP khusus bagi awak pesawat di wilayah kritis, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk investigasi insiden.

Langkah ini menandai betapa rapuhnya jalur udara Papua di tengah ancaman bersenjata. Dampaknya langsung terasa bagi masyarakat pedalaman yang bergantung pada penerbangan untuk logistik, obat-obatan, pendidikan, dan mobilitas dasar.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Wisuda Perdana PAUD NINOM, Bupati Lanny Jaya Dorong Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas
Pemkab Nduga Launching Program Genting, Fokus Cegah Stunting dan Gizi Buruk
Pemprov Papua Pegunungan Gelar Workshop Satu Data dan Konsolidasi OAP
TP PKK Tolikara Gelar Anjangsana HKG ke-54 di RSUD dan Sekolah
Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga
Bupati Wilem Wandik Tinjau RSUD Tolikara, Dorong Peningkatan Status ke Tipe C
Bupati Wilem Wandik Launching Kantor TP PKK Tolikara dan Posyandu Karubaga
Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIT

Wisuda Perdana PAUD NINOM, Bupati Lanny Jaya Dorong Pendidikan Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:53 WIT

Pemkab Nduga Launching Program Genting, Fokus Cegah Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Gelar Workshop Satu Data dan Konsolidasi OAP

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:30 WIT

TP PKK Tolikara Gelar Anjangsana HKG ke-54 di RSUD dan Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:12 WIT

Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga

Berita Terbaru