UMKM Papua Makin Moncer, Bukukan Transaksi Rp 2,21 Miliar di Gelaran KKI 2025

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Pencapaian UMKM Papua pada gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 meraih hasil membanggakan.

Sebanyak 20 UMKM unggulan Papua berhasil membukukan transaksi dagang senilai Rp2,21 miliar dalam gelaran tersebut

Capaian ini berasal dari penjualan langsung maupun daring sebesar Rp1,95 miliar, serta Letter of Intent (LoI) penjualan ekspor kopi Papua sebesar Rp260 juta.

KKI 2025 berlangsung pada 7–10 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) dan dihadiri oleh 152.458 pengunjung. Mereka terdiri atas 15.552 pengunjung yang hadir langsung dan 136.906 pengunjung yang mengikuti secara daring melalui multikanal Bank Indonesia.

UMKM Papua tampil di gelaran Karya Kreatif Indonesia 2025. (Istimewa)

Penandatanganan LoI kopi Papua dilakukan oleh Koperasi Produsen Emas Hijau Papua dengan sejumlah pembeli luar negeri, mencakup total volume 1,5 ton green beans dan 80 kg roasted beans.

Adapun rincian volume pembelian terdiri dari DBDC Roastery (Amerika Serikat) dengan volume 500 kg green beans.

Indonesian Trading House Guangzhou (Tiongkok) dengan volume 1 ton green beans.

Nudira Sumber Daya Indonesia on behalf Altabaqat Alisshiya (Arab Saudi) dengan volume 400 pax roasted beans.

“Pencapaian UMKM Papua pada KKI 2025 meningkat signifikan dibandingkan KKI 2024 yang mencatat total transaksi sebesar Rp973 juta,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturahman.

UMKM Papua tampil di gelaran Karya Kreatif Indonesia 2025. (Istimewa)

Faturahman menyebut, hasil ini membuktikan bahwa produk unggulan Papua, mulai dari kopi, kriya, hingga kuliner, memiliki daya saing baik di pasar domestik maupun global.

Produk-produk yang dihadirkan mengusung konsep keberlanjutan, kearifan lokal, dan kualitas terstandar, dengan desain inovatif, pengemasan modern, dan narasi produk yang kuat.

Langkah ini menjadi daya tarik di mata pembeli dalam negeri maupun mancanegara. “Keterlibatan komunitas lokal dalam proses produksi juga memberikan nilai tambah yang diakui pembeli internasional,” ujarnya.

Dengan capaian di gelaran KKI 2025, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pasar UMKM Papua, meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, serta memfasilitasi pelaku usaha untuk menembus pasar ekspor.

“Ke depan, KPw BI Papua akan menindaklanjuti capaian KKI 2025 melalui pendampingan intensif, business matching, dan kolaborasi lintas lembaga guna mewujudkan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi Papua yang tangguh dan berdaya saing global,” kata Faturahman. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Bank Indonesia

Berita Terkait

Festival Ramadhan Resmi Dibuka di Wamena, Pasar Taqjil Jadi Daya Tarik Utama
Putusnya Akses Jalan Trans Jayapura–Wamena, BBPJN Turunkan 50 Alat Berat
PTAM Jayapura Setor PAD Rp1,4 Miliar, Kinerja Tukang Ledeng Digenjot
Trafik Data Telkomsel di Papua Maluku Naik 9,30% Selama Nataru
Lirik Potensi Kopi Papua, Paulus Waterpauw Dorong Investasi Secara Kolektif
SERUNAI Papua 2025 Sukses, Penukaran Uang Tembus Rp34,5 Miliar
Benedicta Kumanireng Raih Juara I Lomba Karya Tulis Corong Literasi Berbasis Budaya
Sat Reskrim Polres Mamberamo Raya Lakukan Pengecekan Harga Beras, Pastikan Stabilitas Harga Sesuai Ketentuan Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:57 WIT

Festival Ramadhan Resmi Dibuka di Wamena, Pasar Taqjil Jadi Daya Tarik Utama

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:16 WIT

Putusnya Akses Jalan Trans Jayapura–Wamena, BBPJN Turunkan 50 Alat Berat

Senin, 19 Januari 2026 - 21:21 WIT

PTAM Jayapura Setor PAD Rp1,4 Miliar, Kinerja Tukang Ledeng Digenjot

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:56 WIT

Trafik Data Telkomsel di Papua Maluku Naik 9,30% Selama Nataru

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:44 WIT

Lirik Potensi Kopi Papua, Paulus Waterpauw Dorong Investasi Secara Kolektif

Berita Terbaru