Tragedi Sungai Panpan: Yupin Pokniangge Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nduga, 05 November 2025 – Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam bersama korban lainnya di Sungai Panpan, Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di wilayah Ginid Bawah. Korban diketahui bernama Yupin Pokniangge (17), seorang pelajar beragama Kristen.

Kapolres Nduga AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., menyampaikan bahwa jenazah ditemukan pada Selasa (4/11/2025) pukul 13.30 WIT, setelah pihak Rumah Sakit Elvrida Sara menerima laporan dari keluarga korban. Penemuan dilakukan setelah keluarga melaksanakan ritual adat yang mengarahkan mereka ke lokasi jenazah.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban bersama beberapa rekannya sempat bermain voli dan mengakses jaringan WiFi di Distrik Dal. Usai beraktivitas, mereka mencoba menyeberangi Sungai Panpan. Nahas, arus sungai yang deras menyebabkan korban terseret dan tenggelam.

Pencarian dilakukan oleh keluarga korban dengan mengikuti petunjuk adat setempat. Sekitar pukul 08.00 WIT, jenazah ditemukan di Ginid Bawah, diduga terbawa arus Sungai Kenyam. Penemuan ini segera dilaporkan ke Rumah Sakit Elvrida Sara dan diteruskan ke Polres Nduga.

Kapolres Nduga bersama Kasat Samapta Ipda Motalip Litiloly, delapan personel piket, serta tim medis dari RS Elvrida Sara langsung menuju lokasi penemuan untuk mengevakuasi jenazah. Plt. Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP., turut hadir memberikan dukungan emosional kepada keluarga korban.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Elvrida Sara untuk proses pembersihan dan identifikasi. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi jenazah mengalami luka berat, yakni ibu jari kiri putus, bagian kepala kosong, serta lebam di beberapa bagian tubuh seperti siku, lutut, punggung, dan bokong. Estimasi waktu kematian diperkirakan sekitar 72 jam sebelum ditemukan.

Jenazah korban akan dimakamkan hari ini, Rabu (5/11/2025), di Komplek Barak Merah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Kapolres Nduga AKBP Rumbiak mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim penghujan yang meningkatkan risiko arus deras.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Berita Terbaru