Jayapura, 15 Februari 2026 – Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kota Jayapura. Seorang warga bernama Rafles Fonataba/Waromi (22) dilaporkan tertimbun material tanah saat melakukan aktivitas penambangan tradisional di kawasan Batu Putih, Gajah Putih, Jayapura Selatan pada Minggu siang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIT, ketika tiba-tiba tanah di lokasi tambang longsor dan menimbun korban yang tidak sempat menyelamatkan diri. Upaya pencarian awal oleh keluarga dan masyarakat belum membuahkan hasil, sehingga laporan segera diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.
Operasi SAR Dilakukan Malam Hari
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura, Anton Sucipto, menyampaikan bahwa sebanyak 11 personel rescuer dikerahkan dengan dukungan peralatan lengkap, mulai dari truk personil, D-Max, peralatan ekstrikasi, palkom, hingga PalSAR. Setelah melakukan briefing, tim bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 20.10 WIT untuk melakukan assessment serta operasi pencarian.
“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Jayapura, BPBD, keluarga, dan masyarakat saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Anton.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung. Kehadiran tim gabungan diharapkan dapat segera menemukan korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu dengan penuh harap.
Kadinkes Provinsi dan Walikota Berikan Apresiasi JAYAPURA — Di tengah duka dan keterbatasan yang masih…
JAYAPURA-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura Periode 2026-2031 secara…
KUYAWAGE, 4 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan…
DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…
PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…