Tor Atas Butuh Perhatian: Jalan Rusak, Listrik Minim, Sekolah Kekurangan Guru

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Legislator Papua dari PDI-P, Tulus Sianpar menyampaikan beberapa aspirasi dari masyarakat Distrik Tor Atas, Kabupaten Sarmi, yang umumnya berupa harapan adanya perbaikan infrastruktur.

Tulus yang melakukan reses di daerah tersebut pada 18-21 Maret 2026, melihat adanya beberapa kondisi yang dianggapnya cukup menyedihkan bagi wilayah pesisir Papua karena Distrik Tor Atas seperti wilayah yan terisolir.

“Ke sana itu lewat sungai dari muara, waktu tempuhnya sekitar 90 menit. Sebenarnya ada jalan tapi kondisinya rusak parah, itu juga yang jadi harapan masyarakat supaya jalannya diperbaiki,” ujar Tulus melalui telepon, Rabu (25/3/2026).

Menurut dia, salah satu yang paling diharapkan masyarakat adalah perbaikan gereja yang rusak akibat gempa bumi pada Oktober 2025 lalu. “Mereka sangat berharap gereja itu bisa segera diperbaiki karena sejak gempa mereka takut gereja runtuh,” kata dia.

Kemudian untuk sektor pendidikan, ia juga menyampaikan terdapat satu sekolah dasar (SD). Sementara di sekolah tersebut hanya terdapat satu tenaga pengajar yang juga berstatus sebagai kepala sekolah.

Sebagian besar warga Tor Atas yang sedang mengenyam pendidikan di tingkat SMP dan SMA, harus melakukannya di wilayah Muara atau kota Sarmi.

“Jadi ternyata mereka ini sistemnya, beberapa keluarga yang anaknya sekolah di muara, merekaa perkeluarga saling bergantian menjaga, nanti seminggu sekali gantian. Mereka ada satu rumah singgah di wilayah muara,” tutur Tulus.

Hal lain yang ditemukan Tulus selama di Distrik Tor Atas adalah belum masuknya jaringan kelistrikan sehingga kalau malam hari, wilayah tersebut gelap gulita.

“Cuma ada 2 solar cell di sana, jadi rumah warga gelap, cuma andalkan pelita saja. Ini juga harus jadi catatan bagi PLN dan pemerintah yang memiliki program panel surya agar wilayah seperti Distrik Tor Atas bisa jadi target sasaran,” kata dia.

Menurut dia, hal seperti ini juga harus menjadi perhatian pemerintah dalam membuat program pembangunan.

“Jadi apa karena daerah seperti Tor Atas jumlah penduduknya kecil kemudian pemerintah kurang memperhatikan, saya kira tidak seperti itu cara kita bernegara. Aspirasi masyarakat di wilayah pelosok ini juga ahrus jadi atensi agar mereka yang hidup terisolir bisa merasakan kehadiran negara,” ujar Tulus.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan
Polres Mimika Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Wanita yang Videonya Viral

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru