Tokoh Adat Jayawijaya Desak BPN Segera Buka Kantor yang Dipalang

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Mewakili keresahan warga, tokoh masyarakat Jayawijaya, Pilatus Huby, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi kantor BPN yang hingga kini masih dipalang. Ia menilai persoalan ini harus segera diatasi lewat dialog antara pihak BPN dan pemilik hak ulayat agar pelayanan kembali berjalan normal tanpa hambatan birokrasi.

“Kami masyarakat kecil, khususnya di Distrik Wamena, mohon jangan dipersulit dalam pengurusan sertifikat tanah kami. Ini hak kami sebagai masyarakat adat,” tegas Pilatus di Wamena, Selasa (8/7/2025).

Menurut Pilatus, pemalangan kantor BPN tidak lepas dari sikap Kepala Kantor Pertanahan yang dinilai menghindari putusan Pengadilan Negeri terkait pelepasan hak ulayat. Padahal, lanjutnya, ahli waris telah secara sah memberikan pelepasan lahan dan berharap agar sertifikat segera diproses.

“Kalau ahli waris sudah menyatakan pelepasan tanah, apa lagi yang ditunggu? Kenapa proses sertifikatnya tidak dijalankan? Jangan sampai masyarakat jadi bingung dan akhirnya curiga,” kritiknya.

Ia juga menambahkan, tertundanya proses sertifikat akibat pemalangan akan memicu dampak yang lebih besar—mulai dari konflik kepemilikan lahan hingga potensi kriminalisasi warga yang hanya ingin kepastian atas tanahnya.

“Kami masih banyak urusan penting yang harus diselesaikan. Tapi sekarang kantor ditutup. BPN harus jawab, kenapa dan bagaimana solusinya? Kami ingin melanjutkan kepengurusan lain, termasuk soal dokumen tanah di BKN dan instansi lainnya,” lanjut Pilatus.

Warga berharap agar Kepala Kantor Pertanahan segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan konflik ini. Bagi masyarakat adat Jayawijaya, hak atas tanah bukan hanya soal surat, tapi soal keberlangsungan hidup, warisan leluhur, dan identitas budaya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Polri Bersama TNI Menggelar Bakti Sosial Bersihkan Pasar Yokatapa Intan Jaya
Pelatihan AI dan Desain Grafis, Diskominfo Puncak Jaya Siapkan Lompatan Inovasi
84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita
Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:35 WIT

Polri Bersama TNI Menggelar Bakti Sosial Bersihkan Pasar Yokatapa Intan Jaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIT

Pelatihan AI dan Desain Grafis, Diskominfo Puncak Jaya Siapkan Lompatan Inovasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:21 WIT

84 Siswa SD Inpres Kenyam Rayakan Syukuran Penamatan dengan Sukacita

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Berita Terbaru