Tim Investigasi Kemanusian Papua Pegunungan Terbentuk, Dalami Maraknya Laka Lantas Menyebabkan Meninggal Dunia

- Penulis

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WEAMENA- Melihat persoalan sosial yang semakin marak atau meningkat di Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan beberapa hari terakhir. OKP dan Mahasiswa se Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pegunungan bentuk Tim Investigas Kemanusiaan Papua Pegunungan .

“Organisasi Kepemudaan (OKP), Cipayung, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), PMKRI Cabang Wamena, GMKI, HPMJ, GAMKI membentuk tim investigasi untuk mencari akar persoalan penyebab laka -lantas hingga meringkus nyawa di beberapa tempat,” kata Ketua Tim Investigasi Kemanusiaan Papua Pegunungan Diana Grita Wuka.

Ketua Tim Investigasi Diana Grita Wuka mengatakan untuk memberantas secara tuntas kasus pelangaran kemanusiaan terjadi di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pegunungan beberapa hari ini.  Jadi kami sudah bentuk satu tim investigasi untuk mencari akar persoalan, terkait kasus kematian beberapa orang, akibat laka lantas atau (tabrak lari), di beberapa tempat depan SMA Yapis Wamena, Pyramid dan Elagaima yang mengakibatkan korban meningal dunia,”Kata Diana Grita Wuka dalam jumpa pers di Cafe Diva Wamena, Senin, (24/7/23).

Rencananya tim akan lakukan investigasi terhadap keluarga korban, Pemda Jayawijaya, Polres Jayawijaya dan pihak terkait lainya. “Kita akan fokus Investigas selama dua hari, kepada keluarga korban, polres, pemda dan pihak terkait,”katanya.

Fokus pada tiga kasus terjadi selama tiga hari berturut. Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jayawijaya Irawan mengatakan, tim investigasi untuk mencari tau penyebab dari kematian tiga orang beberapa hari terakhir secara berturut.

” Apa penyebab dan akar persoalan mengakibatkan beberapa orang meningal dunia (tewas), setelah kami tau lalu sampaikan pihak -pihak terkit untuk meberikan pencegahan agar tak terjadi lagi,”Kata Irawan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Kota Studi Jayawijaya Opianus Asso juga mengatakan, semua OKP, Cipayung dan mahasiswa mendukung melakukan investigasi kasus yang terjadi agar ketahui penyebanya.

” Semua kami kolaborasi lakukan investigasi agar jangan lagi manusia Wamena mati seperti hewan liar, akarnya kuta cari tau,”Pungkasnya.(aki/gin)

Berita Terkait

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM
Polisi Amankan Tempat Produksi Miras Lokal Cap Tikus di Wamena
19 Siswa SD Negeri 1 Alguru Lulus, Bukti Semangat Pendidikan di Tengah Keterbatasan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:13 WIT

Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Berita Terbaru