Daerah

Tenaga Medis Yahukimo Minta Jaminan Keamanan, Sejumlah Fasilitas Kesehatan Ditutup Sementara

YAHUKIMO —Situasi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, memaksa Dinas Kesehatan menutup sementara seluruh fasilitas pelayanan kesehatan mulai 18 Februari 2026. Langkah drastis ini diambil setelah serangkaian insiden mengancam keselamatan tenaga medis dan sarana kesehatan.

Dalam pertemuan resmi pada 16 Februari 2026, Dinas Kesehatan bersama RSUD Dekai dan sejumlah puskesmas menyimpulkan bahwa pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan normal akibat:

  • Percobaan pembakaran Gedung Puskesmas Dekai.
  • Percobaan pembakaran mobil ambulans Puskesmas Aplim dan Brasa.
  • Teror terhadap tenaga medis di RSUD Dekai, Puskesmas Dekai, Aplim, dan Brasa.
  • Tuduhan bahwa tenaga kesehatan adalah aparat intelijen TNI/Polri.

Kepala Dinas Kesehatan Yahukimo, Ase Rusobolim, S.KM, melalui  edaran Pemberitahuan Penutupan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Yahukimo Nomor : 400.7 / K /DINKES/2026 yang diperoleh redaksi  menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan, termasuk apotek dan laboratorium swasta, ditutup sementara, kecuali UGD RSUD Dekai yang tetap melayani kasus darurat.

“Kami tenaga medis bukan aparat keamanan. Kami hanya ingin melayani masyarakat, dan keselamatan kami harus dijamin,” tegas Rusobolim.

Pelayanan kesehatan baru akan dibuka kembali setelah ada jaminan keamanan dari pemerintah daerah, gereja, tokoh adat, dan masyarakat. Surat resmi juga menyerukan dukungan semua pihak untuk melindungi tenaga medis agar dapat kembali bertugas.

Sementara seorang warga Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Lemri mengungkapkan kekecewaannya akibat penutupan sejumlah pasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya seharusnya fasilitas kesehatan aman dari konflik karena dinilai tempat yang netral karena mengutakan nilai nilai kemanusiaan yakni menyembuhkan orang-orang sakit.

“Seharusnya tidak ada gangguan terhadap tempat fasilitas kesehatan to, tempat perang saja tidak boleh kesehatan diganggu. Disini malah ditutup. Terus tong masyarakat ini mau berobat kemana,”Kesalnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Animo Tinggi, Walikota Cup 2026 Bukti Tenis Meja Papua Punya Masa Depan Cerah

Salam Olah Raga ( Papua Jaya, Jaya, Jaya) Olah Raga merupakan salah satu kebutuhan dasar…

58 menit ago

Polres Jayawijaya Periksa HP Personel, Pastikan Tak Ada yang Terlibat Judi Online dan Pinjol

Wamena – Polres Jayawijaya menggelar kegiatan penegakan, ketertiban, dan disiplin (Gaktibplin) terhadap personel dengan melakukan…

1 jam ago

Program Magang Dokter Spesialis, Upaya Nduga Perkuat Layanan Kesehatan

MAKASSAR-11 Agustus 2026 — Putra-putri asli Nduga mulai mengikuti program magang calon dokter spesialis di…

2 jam ago

Bupati Yoas Beon: Pemuda Kristen Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan di Kabupaten Nduga

KENEYAM – Sejarah baru tercatat di Kabupaten Nduga dengan digelarnya Konferensi Cabang (Konfercab) Pertama Gerakan Angkatan…

2 jam ago

BPN Papua Koordinasi RTRW, Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan

Wamena, 10 Agustus 2026 — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Papua melaksanakan…

5 jam ago

Penutupan Sekolah Tanpa Koordinasi, Pemkab Nduga Minta Komunikasi Terbuka

NDUGA — Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata menyayangkan terjadinya penutupan sejumlah…

5 jam ago
casibom   jojobet   holiganbet