Daerah

Tahun 2024, Miras dan Ganja Jadi Perhatian Serius Semua Pihak di Kabupaten Keerom

KEEROM-Maraknya penggunaan miras dan narkoba jenis ganja di Kabupaten Keerom menjadi masalah yang memprihatinkan. Hal ini dapat membahayakan generasi muda dan keberlangsungan hidup bangsa.

Oleh karena itu, Bupati Keerom Piter Gusbager melakukan dialog bersama tokoh-tokoh penting di Distrik Arso Timur. Dialog ini bertujuan untuk mengakhiri tahun pelayanan 2023 dan memasuki tahun baru 2024 dengan aman serta memerangi peredaran miras dan narkoba.

Dialog yang berlangsung di Halaman Gereja Jemaat GKI Imanuel, Kampung Kriku, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda.

Hadir juga kepala kampung, Sekda Keerom Trisiswanda Indra, N. S.PT, M.Ak, Pimpinan OPD, Kadistrik Arso Timur, Ketua TP PKK Keerom Ny. Yani T.H Gusbager, S.T, Ketua Klasis GKI Keerom Pdt. Ckristian Abba, Anggota Badan Pekerja AM Sinode GKI Wilayah I, Pdt. Frans Mambrasar, Ketua PSW YPK Keerom, Karel F. Mambay, TNI/Polri dan lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Gusbager mengajak seluruh pihak untuk bersatu memerangi peredaran miras dan narkoba di Kabupaten Keerom. Dia menegaskan bahwa perang melawan miras dan narkoba harus dilakukan bersama-sama dan terus dilakukan hingga ke akar-akarnya.

Sejak beberapa tahun terakhir, banyak pelaku yang memproduksi dan menjual minuman keras diamankan oleh pihak kepolisian. Bupati Gusbager menegaskan bahwa dia sendiri yang akan memimpin operasi miras dan narkoba di wilayah ini.

“Miras dan Narkoba akan terus kita perangi sampai ke akar-akarnya, di Arso itu sejumlah pelaku produksi minuman lokal sudah kita sikat dan angkut. Kedepan bukan Kapolres, saya sendiri yang akan pimpin operasi miras dan narkoba di wilayah ini,” tegas orang no.1 di Kabupaten Keerom itu.

Kepala Distrik Arso Timur juga mendapat pesan dari Bupati Gusbager untuk menjaga wilayah dan masyarakat. Dia berharap agar Arso Timur tidak lagi tercemar dengan keberadaan miras dan narkoba. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama pernyataan menolak miras dan ganja oleh Bupati Keerom dan sejumlah tokoh penting di 9 kampung Distrik Arso Timur. Semoga Tuhan memberkati Kabupaten Keerom dan selamat Natal serta menyongsong Tahun Baru 2024.

“Mari lakukan yang terbaik dan membangun Arso Timur tanpa adanya miras dan narkoba di wilayah ini, Semoga Tuhan memberkati Kabupaten Keerom. “Selamat Natal dan menyongsong Tahun Baru 2024,” tutupnya.(*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

11 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

11 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

12 jam ago

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…

14 jam ago

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

14 jam ago

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026

Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…

15 jam ago