Proses pencarian korban speedboat tenggelam di Sungai Mamberamo, Papua.
MAMBERAMO – Speedboat yang membawa enam orang penumpang tenggelam di Sungai Mamberamo pada Kamis 15 Januari 2026. Sebanyak dua orang dilaporkan meninggal dan satu lainnya hilang.
Kedua korban diketahui bernama Bertus Kusa selaku Kepala Kampung Sikari dan Speyel Sayuri yang merupakan Mantri Kampung Sikari. Jenazah saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Speedboat mengalami kecelakaan di salah satu titik rawan Sungai Mamberamo yang dikenal dengan sebutan Batavia.
Speedboat berangkat dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra. Dalam perjalanan, mesin speedboat tiba-tiba mengalami gangguan dan mati mendadak hingga menyebabkan perahu terbalik.
Seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus deras Sungai Mamberamo. Dari enam penumpang, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga orang lainnya dinyatakan hilang.
Kecelakaan baru diketahui Polres Mamberamo Raya pada pukul 07.00 WIT. Kepolisian segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya dan instansi terkait.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, serta masyarakat setempat diterjunkan. Pencarian menyasar sepanjang aliran Sungai Mamberamo.
Pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIT, tim gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan dua korban dalam meninggal dunia. Keduanya ditemukan di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra.
Satu Korban Masih dalam Pencarian
Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Arifin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut. Ia memastikan proses pencarian masih terus dilakukan terhadap satu korban lainnya.
“Kami turut berduka cita atas ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini masih terdapat satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan. Tim gabungan bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pencarian secara maksimal,” kata Arifin.
Selama pencarian sejak hari pertama hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mamberamo Raya terpantau aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” sambungnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau masyarakat khususnya pengguna transportasi laut memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Ia juga mengingatkan pengguna transportasi laut melengkapi diri dengan alat keselamatan.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambah Cahyo. (*)
NABIRE — Raut haru tak bisa disembunyikan dari wajah Ibu Sari warga Kabupaten Nabire saat…
Nabire –Lonjakan kejahatan jalanan di Papua Tengah menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sepanjang Januari hingga…
Nabire – Dalam momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.…
Jayapura – Kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Noken 2026 kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh…
Jayapura– Polda Papua melalui Polres Biak Numfor bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal…
Sugapa – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang…