Waren — Pemerintah Kabupaten Waropen memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 dengan menggelar jalan santai yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini mengambil titik start di depan Kantor Lingkungan Hidup Waropen di Batu Zaman dan berakhir di Kantor Bupati di Waren.
Sejak pagi, peserta memadati rute kegiatan. Mereka berasal dari jajaran pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat umum yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRK, perwakilan jajaran Forkopimda, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Waropen Bob Woriori, S.STP, M.Si, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, para kepala bagian dan kasubag beserta staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen.
Peringatan HUT ke-23 Waropen tahun ini dirangkaikan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026, sebagai upaya memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, mengatakan bahwa usia ke-23 menjadi penanda perjalanan panjang daerah sejak dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 dan diresmikan pada 1 Mei 2003.
“Kita bersyukur atas perjalanan ini. Dua puluh tiga tahun bukan waktu yang singkat. Ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali apa yang telah dikerjakan, sekaligus menata langkah ke depan,” ujar Mote.
Menurut dia, perayaan HUT menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh masyarakat Waropen. Ia menegaskan bahwa nilai lokal “Ndi Sowosio Ndi Korako” yang berarti kita bersatu, kita kuat harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak ada perbedaan antara Waropen Timur, Barat, maupun Tengah. Semua adalah satu Waropen. Dengan semangat Ndi Sowosio Ndi Korako, kita kuat untuk membangun daerah ini,” katanya.
Mote menambahkan, arah pembangunan daerah ke depan berfokus pada terwujudnya Waropen yang bangkit, mandiri, dan sejahtera secara berkeadilan. Hal itu diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang prima, disertai peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah, termasuk dukungan dan peran dari Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Waropen (KKBMW) yang sejak awal turut memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Waropen hingga terus menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan daerah.
“Yang dibangun bukan hanya hari ini, tetapi juga masa depan. Nama baik itu lebih penting dan harus dijaga bersama,” ujarnya.
Pada malam hari, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ibadah syukur bersama yang melibatkan ASN dan masyarakat, dipimpin oleh tokoh gereja dari Sinode di Tanah Papua.
Sementara itu, pada Sabtu (2/5/2026), Pemerintah Kabupaten Waropen akan menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Elias Paprindei sebagai bagian dari rangkaian perayaan tahun ini.
Jayapura – Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 menjadi momen kelam bagi…
Yahukimo — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Yahukimo bergerak cepat…
SORONG, - Sebanyak kurang lebih 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemuda dan…
Keneyam, 30 April 2026 – Semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Nduga berlangsung…
Wamena, 30 April 2026 – Komitmen kuat antara eksekutif dan legislatif dalam memperbaiki tata kelola…
TIOM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lanny Jaya, Dopen Wakerkwa, SH, secara resmi mempertegas…