Wamena, 30 Maret 2026 – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan kini memasuki tahap akhir. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Pegunungan, Elyas Wenda, dalam rangkaian kegiatan seleksi yang berlangsung di Hotel Grand Baliem Wamena, Selasa (30/3/2026).
Elyas Wenda menjelaskan, tahapan seleksi Sekda telah melalui proses panjang sejak Februari lalu. Pada 25–26 Februari 2026, para peserta telah mengikuti asesmen yang dilaksanakan di Jayapura oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Hasil asesmen dari BKN sudah disampaikan kepada pejabat pimpinan, dalam hal ini gubernur. Hari ini merupakan tahap terakhir, yaitu penyusunan makalah, penelusuran rekam jejak, dan wawancara,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan tersebut telah dilaksanakan dan saat ini tim seleksi tengah merampungkan hasil penilaian. Pada malam harinya, panitia akan menggelar rapat pleno untuk menetapkan hasil akhir sebagai rekomendasi.
“Hasil pleno ini akan disampaikan kepada gubernur, kemudian diteruskan ke Menteri Dalam Negeri, dan selanjutnya kepada Presiden,” jelasnya.
Dalam proses seleksi ini, awalnya terdapat lima peserta yang mendaftar. Namun setelah melalui seleksi administrasi, dua peserta dinyatakan gugur, sehingga tersisa tiga kandidat yang mengikuti seluruh tahapan hingga akhir.
Menurut Elyas, ketiga peserta tersebut berhasil lolos hingga tahap final tanpa ada yang gugur pada proses lanjutan, berbeda dengan seleksi pada umumnya yang biasanya menyisakan lebih dari tiga orang.
Ia juga menegaskan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi strategis dalam pemerintahan daerah, dengan jenjang eselon I B, dan hanya diisi oleh satu orang. Sekda memiliki peran penting dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan serta melaporkan kinerja kepada gubernur.
Lebih lanjut, Elyas mengungkapkan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan sesuai prosedur dan melibatkan panitia seleksi dari pejabat eselon I di kementerian dan lembaga, serta telah mendapatkan persetujuan dari BKN.
“Kami berharap hasil dari tahapan ini benar-benar menghasilkan figur yang dapat diterima oleh masyarakat. Apalagi ketiga kandidat yang ada merupakan putra asli Papua,” katanya.
Ia menambahkan, hasil akhir seleksi nantinya akan menunggu keputusan Presiden, setelah melalui tahapan administrasi secara berjenjang melalui Menteri Dalam Negeri.
Dengan berakhirnya seluruh tahapan seleksi ini, pemerintah berharap sosok Sekda definitif segera terpilih guna memperkuat jalannya roda pemerintahan di Provinsi Papua Pegunungan.
Penulis : Kaleb Lau
Editor : Tim Redaksi















