Daerah

Sekolah Tanpa Gedung! Komisi C DPRK Jayawijaya Tinjau Kondisi Pendidikan di Pedalaman

Jayawijaya – Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ketiga ke Distrik Walelagama, Kampung Pugima, guna meninjau langsung kondisi pendidikan di wilayah tersebut. Fakta yang ditemukan cukup memprihatinkan: sekolah masih menggunakan rumah warga sebagai ruang belajar, karena minimnya fasilitas pendidikan yang memadai.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Logo mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi sekolah yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat, dengan atap alang-alang dan alas seadanya. Ia mendesak Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah konkret, serta mengalokasikan pembangunan sekolah yang lebih layak bagi anak-anak di pedalaman.

“Kami melihat sekolah di sini masih jauh dari standar yang layak. Gedung sekolah yang ada tidak digunakan, tetapi terus dibangun fasilitas di perkotaan. Kami meminta agar perhatian lebih diberikan kepada sekolah-sekolah di daerah pedalaman seperti ini,” tegasnya.

Pendidikan di Pedalaman Harus Menjadi Prioritas

Agus Logo menegaskan bahwa SD dan PAUD di Kampung Pugima sangat membutuhkan perhatian serius, agar anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Komisi C DPRK Jayawijaya akan terus mendorong pemerataan pembangunan sekolah, sehingga tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi dorongan bagi Pemerintah Daerah, agar segera merancang solusi dan memastikan bahwa pendidikan di Kabupaten Jayawijaya tersebar secara merata.

Harapan dari Pihak Sekolah

Kepala Sekolah SD Yayasan Pendidikan Papua Pegunungan, Tihe Lokobal, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan rombongan DPRK Jayawijaya. Ia berharap Pemerintah segera memberikan dukungan, mengingat saat ini siswa masih belajar di tempat seadanya yang dibangun secara swadaya oleh warga.

“Kami berterima kasih atas kunjungan anggota Dewan. Saat ini kami masih belajar di tempat yang disediakan secara swadaya oleh masyarakat. Harapan kami ke depan, semoga kami bisa mendapatkan ruang belajar yang lebih layak untuk anak-anak di sini,” ujarnya.

Membangun Masa Depan Papua Pegunungan

Komisi C DPRK Jayawijaya menegaskan bahwa upaya peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman harus menjadi prioritas, agar anak-anak di daerah terpencil juga mendapatkan kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak di perkotaan.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

WAMENA – Sebuah momentum bersejarah kembali terukir di tanah Papua Pegunungan. Ribuan masyarakat Lanny berkumpul…

2 jam ago

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Jayapura – Polres Boven Digoel bergerak cepat memberikan pelayanan, pendampingan, serta bantuan kemanusiaan kepada para…

4 jam ago

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…

8 jam ago

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

14 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

15 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

2 hari ago