Sekolah Tanpa Gedung! Komisi C DPRK Jayawijaya Tinjau Kondisi Pendidikan di Pedalaman

- Penulis

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya – Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ketiga ke Distrik Walelagama, Kampung Pugima, guna meninjau langsung kondisi pendidikan di wilayah tersebut. Fakta yang ditemukan cukup memprihatinkan: sekolah masih menggunakan rumah warga sebagai ruang belajar, karena minimnya fasilitas pendidikan yang memadai.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Logo mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi sekolah yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat, dengan atap alang-alang dan alas seadanya. Ia mendesak Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah konkret, serta mengalokasikan pembangunan sekolah yang lebih layak bagi anak-anak di pedalaman.

“Kami melihat sekolah di sini masih jauh dari standar yang layak. Gedung sekolah yang ada tidak digunakan, tetapi terus dibangun fasilitas di perkotaan. Kami meminta agar perhatian lebih diberikan kepada sekolah-sekolah di daerah pedalaman seperti ini,” tegasnya.

Pendidikan di Pedalaman Harus Menjadi Prioritas

Agus Logo menegaskan bahwa SD dan PAUD di Kampung Pugima sangat membutuhkan perhatian serius, agar anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Komisi C DPRK Jayawijaya akan terus mendorong pemerataan pembangunan sekolah, sehingga tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi dorongan bagi Pemerintah Daerah, agar segera merancang solusi dan memastikan bahwa pendidikan di Kabupaten Jayawijaya tersebar secara merata.

Harapan dari Pihak Sekolah

Kepala Sekolah SD Yayasan Pendidikan Papua Pegunungan, Tihe Lokobal, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan rombongan DPRK Jayawijaya. Ia berharap Pemerintah segera memberikan dukungan, mengingat saat ini siswa masih belajar di tempat seadanya yang dibangun secara swadaya oleh warga.

“Kami berterima kasih atas kunjungan anggota Dewan. Saat ini kami masih belajar di tempat yang disediakan secara swadaya oleh masyarakat. Harapan kami ke depan, semoga kami bisa mendapatkan ruang belajar yang lebih layak untuk anak-anak di sini,” ujarnya.

Membangun Masa Depan Papua Pegunungan

Komisi C DPRK Jayawijaya menegaskan bahwa upaya peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman harus menjadi prioritas, agar anak-anak di daerah terpencil juga mendapatkan kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak di perkotaan.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru