Papua Pegunungan

SD Kristen Duma Wamena: Membuka Jalan Masa Depan di Tengah Keterbatasan

Wamena – Dengan berbagai keterbatasan, mulai dari fasilitas gedung, jumlah tenaga pendidik, hingga pembiayaan operasional, SD Kristen Duma tetap berhasil melepas 17 peserta didik Kelas VI Angkatan Pertama pada tahun ajaran 2024/2025. Acara pelepasan dan perpisahan ini digelar pada Jumat, 13 Juni 2025, sebagai wujud komitmen terhadap masa depan generasi emas Papua.

Acara dimulai dengan ibadah syukur, dilanjutkan dengan prosesi pelepasan dan perpisahan yang dihadiri oleh para orang tua siswa, Kepala Dinas Kabupaten Jayawijaya, Kepala Dinas Dukcapil Jayawijaya, perwakilan Pemerintah Daerah Nduga, Ketua Hi-Labewa, serta pengurus Yayasan Alfera Papua.

Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya, Kalep Asso, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan, “Kehadiran Yayasan Alfera Papua di Wamena telah menyelamatkan generasi—yang merupakan aset dan masa depan Papua. Sekolah SD Kristen Duma juga telah membantu pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam dunia pendidikan.”

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Kristen Duma, Lidia Tabuni, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan siswa-siswinya yang lulus meski di tengah keterbatasan.

“Hari ini kami tamatkan 17 siswa angkatan pertama. Kami memiliki ruang kelas yang sangat terbatas. Tahun 2025 ini kami menerima 35 siswa baru, dan kami masih sangat membutuhkan perhatian dari Pemda Jayawijaya dan Nduga,” jelas Lidia.

Ia juga menjelaskan bahwa siswa-siswanya harus mengikuti ujian akhir di tiga sekolah lain, yakni SD Santo Lukas Wenabubaga, SD Unggul Terpadu Pesat, dan SD YPPK Santo Mikael Hepuba.

“Kami titipkan anak-anak untuk ujian di tiga sekolah ini. Ke depan, kami berharap dapat menyelenggarakan ujian secara mandiri. Kami mulai pendidikan dari nol—karena sebagian besar anak-anak belum bisa membaca maupun mengenal huruf saat pertama datang. Namun, dengan kasih Tuhan dan ketekunan para guru, 17 anak hari ini telah lulus dan bisa membaca, menulis, serta berhitung. Itu semua berkat pelayanan para guru yang setia seperti Yesus,” tambahnya penuh haru.

Lidia juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala sekolah yang telah membantu administrasi dan menerima siswa SD Kristen Duma untuk mengikuti ujian. Tak lupa, ia juga menghaturkan apresiasi kepada Yayasan Alfera, Dewan Kesenian Pegunungan, dan Himpunan masyarakat Wamena yang telah membantu sekolah dalam banyak kesempatan.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Nduga, Yanius Kogoya, turut mengungkapkan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada SD Kristen Duma yang telah membina dan mendidik anak-anak kami, sebagian besar dari mereka adalah pengungsi asal Nduga,” ujarnya.

Ia mengajak semua yang hadir untuk terus menatap ke depan. “Jangan terpaku pada masa lalu yang kelam—teruslah melangkah untuk meraih harapan yang baru.”ucapnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

WAMENA – Sebuah momentum bersejarah kembali terukir di tanah Papua Pegunungan. Ribuan masyarakat Lanny berkumpul…

8 jam ago

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Jayapura – Polres Boven Digoel bergerak cepat memberikan pelayanan, pendampingan, serta bantuan kemanusiaan kepada para…

10 jam ago

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…

14 jam ago

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

20 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

21 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

3 hari ago