Ribka Haluk: Sinergi Pemda dan Pusat Kunci Penanganan Situasi Pascainsiden Pilot

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan para bupati di wilayah tersebut dalam menangani para pengungsi, termasuk guru dan tenaga kesehatan yang tengah bertugas, pascainsiden penembakan terhadap dua pilot pesawat. Respons sigap tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan aparatur serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Papua Selatan dan [para] Bupati se-wilayah Papua Selatan yang telah cepat melakukan langkah-langkah penanganan [terhadap para] pengungsi, termasuk guru dan tenaga kesehatan yang sedang mengabdi,” ujar Ribka di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, koordinasi cepat antara pemerintah daerah (Pemda) dan unsur terkait menjadi kunci dalam penanganan awal situasi di lapangan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun terus membangun komunikasi intensif guna memastikan langkah lanjutan berjalan terarah dan terkoordinasi.

“[Kemendagri] terus membangun koordinasi dengan pihak pemerintah daerah untuk langkah-langkah penanganan selanjutnya,” tegasnya.

Selain penanganan pengungsi, Ribka menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan dasar bagi masyarakat. Ia meminta agar aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan tetap berjalan, termasuk melalui fasilitas yang tersedia di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Ribka juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga situasi tetap aman dan terkendali demi mencegah kepanikan di tengah masyarakat. “Agar dipastikan masyarakat tetap aman dan terkendali,” katanya.

Ia mengajak seluruh unsur pimpinan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Majelis Rakyat Papua (MRP), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Papua Selatan dan Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, untuk bersama-sama menjaga ketenangan publik.

“Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, DPRP, MRP, Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat Papua Selatan, serta Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan, [kami harapkan] dapat mendukung agar masyarakat tidak panik,” tandas Ribka.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat, Ribka optimistis situasi tetap terkendali dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan sebagaimana mestinya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kemendagri

Berita Terkait

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polsek Kamuu Sosialisasi Sitkamtibmas, Pedagang Kios Diminta Taat Jam Operasional
Pemprov Papua Pegunungan Gelar Pelatihan UMKM, Dorong Kemandirian dan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIT

Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:14 WIT

Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak

Berita Terbaru