Daerah

Rakortek Antarwilayah: MoU Ketahanan Pangan Disepakati Pemprov Papua Pegunungan dan Biak Numfor

Biak Numfor, 16 Juli 2025 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan berbasis komoditi unggulan. Penandatanganan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat dan penghargaan sejarah di Gedung KSL Ballroom, Biak, Rabu (16/7).

Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota Komisi II DPR Papua Johanes Markus Wakum, DPR Papua Pegunungan, jajaran OPD, Forkopimda TNI-Polri, investor, serta perwakilan dari kabupaten di wilayah Teluk Saireri seperti Supiori, Yapen, dan Waropen.

 Kerja Sama Pangan yang Berakar dari Sejarah dan Cinta

Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) Jhon Tabo, SE., MBA, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada masyarakat Biak dan Saireri atas kontribusi historis mereka dalam pembangunan wilayah pegunungan Papua.

“Dedikasi saya sebagai pemimpin hari ini berasal dari didikan penuh kasih dan cinta guru-guru dari Biak. Mereka cerewet, tapi mendidik dengan hati,” ungkapnya dengan nada haru.

 Biak dan Saireri: Fondasi Pembangunan Papua Pegunungan

Gubernur mengenang masa kecilnya di Wamena, di mana para guru, tenaga kesehatan, dan camat yang mengabdi di wilayah pegunungan mayoritas berasal dari Biak dan Saireri. Ia bahkan mengisahkan bagaimana masyarakat Karubaga memikul camat asal Biak sebagai bentuk penghormatan luar biasa.

“Camat dari Biak dihormati seperti presiden. Mereka membawa wibawa dan pengabdian yang luar biasa,” kenangnya.

 Lebih dari Pemerintahan: Ikatan Emosional yang Mendalam

Tak hanya soal birokrasi, Gubernur Jhon Tabo juga menyingkap hubungan emosional yang terjalin antara masyarakat gunung dan Biak. “Saya menikah dengan perempuan Biak. Jadi ini bukan hanya kerja sama pemerintahan, ini hubungan hati dan sejarah,” ujarnya, disambut tepuk tangan hangat peserta Rakortek.

Ajakan untuk Tidak Melupakan Sejarah

Gubernur mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan dan wilayah Saireri untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan tidak melupakan sejarah panjang pengabdian lintas wilayah.

“Kita bangun kerja sama ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Saireri yang telah berkontribusi dalam pembangunan Papua Pegunungan. Jangan pernah lupakan sejarah,” tegasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Bandung, 8 September 2026 — Kopi Puncak Jaya mulai diperkenalkan di Kabupaten Bandung melalui penyerahan…

5 jam ago

Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya

PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya mengembalikan 11 unit komputer barang bukti kasus pencurian kepada…

6 jam ago

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria

WAMENA, 8 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan…

6 jam ago

30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu

Mulia, 8 September 2026 — Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara resmi…

8 jam ago

62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya

Mulia, 8 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

8 jam ago

ATR/BPN Sosialisasi Layanan Baru, Nusron Tekankan Kolaborasi

Sleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengumpulkan jajaran…

13 jam ago