Puskesmas Lumpuh, Warga Distrik Panggema Berjuang Tanpa Tenaga Medis

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA—Isu memilukan kembali menyelimuti pedalaman Tanah Papua, puluhan warga di kampung-kampung Distrik Panggema, Wilayah Hutkimo dilaporkan meninggal dunia dalam waktu yang berdekatan.

Distrik Panggema sendiri berada di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, terletak perbatasan dengan Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Jayawijaya

Hal itu disampaikan langsung oleh Tokoh Gereja Wilayah Hutkimo, Tinus Aliknoe, pada Rabu (25/02/2026)

Tinus menjelaskan, kematian massal ini bukan sekadar karena serangan penyakit, melainkan akibat lumpuhnya pelayanan kesehatan dan minimnya kehadiran tenaga medis dari Puskesmas Panggema di tengah masyarakat.

Sehingga warga di kampung-kampung harus berjuang sendirian melawan penyakit tanpa bantuan medis profesional, Puskesmas Panggema, yang seharusnya menjadi pusat pertolongan pertama, dinilai gagal menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan kesehatan publik.

“Yang menjadi korban adalah Wilayah Hutkimo, bagian atas dari Puskesmas Panggema, yang terdiri dari Tukam, Volongsili, Kemumanggen, Pontengpilik, Tongkoi, dan beberapa Kampung lainnya, Mencapai 21 Orang Meninggal Dunia”, jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa hal ini disebabkan penyakit menular seperti Ispa, Pneumonia dan Diare yang dimulai sejak awal bulan Desember 2025 hingga bulan Februari 2026.

Dalam wabah itu penderita sesak napas tak kunjung tertolong selamat hingga mencapai angka 21 orang telah meninggal dunia,  dengan selisih usia bayi 4 orang, dewasa 18 orang laki-laki dan perempuan.

“Setelah kejadian ini kami sudah laporkan kepada Kepala Puskesmas Panggema dan Dinas terkait, maka mereka datang melayani kami sekaligus memastikan apa penyebab penyakitnya, namun sudah terlambat,” terang Tinus Aliknoe.

Menurutnya, banyak tenaga kesehatan (Nakes) yang ditugaskan di Puskesmas Panggema tetapi tidak berada di tempat tugas dalam waktu lama, tetapi meninggalkan masyarakat tanpa akses pengobatan.

Kemudian tidak adanya program jemput bola atau kunjungan rutin ke kampung-kampung, karena warga yang sakit parah tidak bisa ke puskesmas kendala dengan geografis.

“Seperti pelayanan posyandu, imunisasi, bahkan kunjungan ke setiap kampung untuk lakukan pelayanan, itu sama sekali tidak ada,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Tinus Aliknoe, mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, dan Provinsi Papua Pegunungan segera melakukan Investigasi secara menyeluruh, ada tiga poin penting yang harus dilakukan diantaranya.

1. Evaluasi Total terhadap seluruh staf dan pimpinan Puskesmas Panggema.
2. Audit Kinerja tenaga medis yang sering meninggalkan tempat tugas.
3. Pemberian Bantuan Darurat segera ke Wilayah Hutkimo untuk mencegah bertambahnya korban jiwa.

Tinus berharap kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo dan Provinsi Papua Pegunungan dalam hal ini Dinas terkait segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Kepala Puskesmas Panggema bersama stafnya, karena ini sangat merugikan masyarakat. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Gelar Workshop Satu Data dan Konsolidasi OAP
TP PKK Tolikara Gelar Anjangsana HKG ke-54 di RSUD dan Sekolah
Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga
Bupati Wilem Wandik Tinjau RSUD Tolikara, Dorong Peningkatan Status ke Tipe C
Bupati Wilem Wandik Launching Kantor TP PKK Tolikara dan Posyandu Karubaga
Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM
Kejurda Atletik Papua 2026 Siap Digelar, Piala Gubernur Jadi Perebutan
TP PKK Kabupaten Tolikara Peringati HKG PKK ke-54, Perkuat Semangat Pengabdian Menuju Keluarga Sejahtera dan Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:08 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Gelar Workshop Satu Data dan Konsolidasi OAP

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:30 WIT

TP PKK Tolikara Gelar Anjangsana HKG ke-54 di RSUD dan Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:12 WIT

Serahkan 15 Milyar Untuk Pembangunan Gereja, Bupati Yoas Beon: Jadi Fondasi Masyarakat Beriman dan Sejahtera di Nduga

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:18 WIT

Bupati Wilem Wandik Tinjau RSUD Tolikara, Dorong Peningkatan Status ke Tipe C

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:39 WIT

Bupati Wilem Wandik Launching Kantor TP PKK Tolikara dan Posyandu Karubaga

Berita Terbaru