Mulia, Selasa (28/04) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Puncak Jaya menyelenggarakan kegiatan Pengusaha Orang Asli Papua (OAP) Mandiri Secara Ekonomi sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian lokal serta mendukung iklim investasi melalui percepatan perizinan berusaha berbasis digital. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Aula Sasana Kawonak.
Acara dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE., MM., MH., dan dihadiri oleh staf ahli bupati, asisten setda, pejabat eselon II dan III, kepala distrik, pimpinan denominasi gereja, organisasi masyarakat, serta para pelaku usaha OAP di Kabupaten Puncak Jaya.
Dalam laporannya, Kepala DPMPTSP Pilmas Tabuni, SE. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pengusaha OAP, melalui pemahaman, pendampingan, dan motivasi agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya legalitas usaha melalui sistem perizinan digital yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Yubelina Enumbi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, memperbanyak pelatihan, serta memberikan pendampingan berkelanjutan bagi pengusaha OAP. “Kami percaya bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah, usaha-usaha OAP akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa percepatan perizinan berbasis digital diharapkan dapat meminimalisir hambatan birokrasi, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya wirausaha baru yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para pelaku usaha lokal menyampaikan bahwa pendampingan serta sistem digital yang memudahkan proses perizinan memberikan dorongan semangat baru bagi mereka. Banyak pengusaha kecil yang sebelumnya kesulitan mengurus izin kini merasa lebih percaya diri karena prosesnya lebih sederhana dan transparan.
Masyarakat menilai kegiatan ini sebagai langkah maju pemerintah dalam memberdayakan Orang Asli Papua. Dukungan berupa pelatihan, pendampingan, dan kemudahan perizinan dianggap sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pengusaha lokal. Respon positif ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga tercipta iklim usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Puncak Jaya.
Waren — Pemerintah Kabupaten Waropen memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 dengan menggelar jalan santai…
Jayapura – Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 menjadi momen kelam bagi…
Yahukimo — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Yahukimo bergerak cepat…
SORONG, - Sebanyak kurang lebih 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemuda dan…
Keneyam, 30 April 2026 – Semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Nduga berlangsung…
Wamena, 30 April 2026 – Komitmen kuat antara eksekutif dan legislatif dalam memperbaiki tata kelola…