PMPTSP Keerom Gelar Dialog Investasi,  Wabup Wahfir: Harus Melibatkan dan Memberi Manfaat Bagi Masyarakat Keerom

- Penulis

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO-Pemerintah Kabupaten Keerom terus berupaya membangun iklim investasi yang berdaya saing dan mendorong pemerataan kegiatan perekonomian.

Guna mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) melaksanakan Dialog Investasi dan Temu Usaha serta Sosialisasi Submisision Risk blBased Approach (OSS-RBA) bagi pelaku usaha di Kabupaten Keerom yang dilaksanakan di Grande Arso, Selasa (19/9)

Dialog Investasi dan Temu Usaha serta Sosialisasi Submisision Risk Based Approach (OSS-RBA) di Kabupaten Keerom. Acara ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama dan mencari solusi dari berbagai permasalahan yang ada guna meningkatkan kegiatan investasi di daerah.

Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih mengatakan Pemberdayaan usaha Mikro Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan memberikan fasilitas, kemudahan, dan insentif penanaman modal serta promosi penanaman modal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi dan kegiatan ekonomi, serta mendorong pemerataan kegiatan perekonomian nasional.

Perbaikan iklim penanaman modal dengan fokus pada pengembangan pangan, infrastruktur, dan energi. Selain itu, juga dilakukan penanaman modal yang berwawasan lingkungan (Investment Green) untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Wabup Wahfir menambahkan Koordinasi yang intensif dengan SKPD terkait lainnya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Keerom dalam rangka pelaksanaan Pelayan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sangatlah penting.

Pemerintah Kabupaten Keerom juga menekankan bahwa kegiatan investasi harus melibatkan dan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan investasi diharapkan dapat terjadi transformasi teknologi dan kemampuan manajerial yang dapat membangun jiwa interpreneurship kepada masyarakat.

Dengan demikian, pada saat dan dalam waktu tertentu masyarakat adat Papua dan khususnya bagi masyarakat adat Keerom serta seluruh masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Keerom dapat mengelola tanah, hutan, dan seluruh kekayaan alam lainnya secara mandiri yang mampu menghidupi diri dan keluarganya serta masyarakat disekitarnya. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menjadi “tuan di negerinya sendiri”.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terbaru