Pj Gubernur Papua Tengah Turun Langsung Atasi Konflik Demo Anarkis di Nabire

- Penulis

Selasa, 9 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM turun tangan langsung untuk mengatasi konflik demo berujung anarkis di Kabupaten Nabire. Dimana aksi demo yang terjadi pada tanggal 5 April 2024 lalu berujung pembakaran rumah warga, rudupaksa dua wanita dan aksi pemalangan jalan.

“Kondisi di Papua Tengah terlebih khusus di Kabupaten Nabire saat ini aman dan terkendali. Kejadian aksi demo tanggal 5 April yang berujung anarkis itu hanya terjadi di 1 titik saja. Saat itu kami langsung mengambil langkah-langkah cepat untuk meredamnya bersama aparat keamanan dan Forkopimda,” ungkap Ribka Haluk saat menggelar konfrensi pers, Selasa (9/4/2024).

Ribka Haluk mengatakan saat aksi demo berlangsung, ia sebenarnya ingin menemui langsung para pendemo, akan tetapi demo tersebut sudah mengarah kepada anarkis, sehingga aparat keamanan mencegahnya.

“Akan tetapi begitu kami mendapatkan informasi ada masyarakat sipil menjadi korban dari pada aksi demo itu, saya mengajak seluruj jajaran dan Forkopimda serta Majeli Rakyat Papua Tengah untuk melihat konridi korban,” jelasnya.

Ribka Haluk menjelaskan di rumah sakit ditemukannya ada 2 orang wanita mendapat perlakuan tidak sepantasnya (rudupaksa) dan seorang anak kecil luka-luka akibat diduga kena lemparan batu. Saat itu juga ia memerintahkan pihak rumah sakit agar memberikan perawatan medis secara maksimal.

“Saat itu juga saya perintahkan agar korban ditangani secara maksimal hingga sampai pendampingan teraumanya. Lalu kami juga memberikan santunan. Dan saat ini ke 3 korban telah diperbolehkan pulang dan akan terus kami dampingi, hingga kembali pulih,” jelasnya.

Begitu juga dengan rumah warga bernama Sulistino di Jalan Jayanti yang diketahui dibakar oleh sekelompok orang telah ditangani oleh Pemprov Papua Tengah dengan memberikan santunan dan perbaikan rumah senilai Rp 500 juta. Lalu pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

“Begitu juga dengan adanya korban jurnalis yang diduga mendapat intimidasi dari aparat kepolisian, kami sudah panggil Kapolres untuk mendapat klarifikasi. Informasi dari Kapolres disampaikan kepada saya bahwa kejadian itu miskomunikasi dilapangan. Akan tetapi persoalan ini telah diselesaikan,” pungkasnya.

Ribka Haluk menambahkan Pemprov Papua Tengah selalu siap menerima masyarakat dalam menyampaikan informasi. Ia berharap agar siapa pun yang menyampaikan apirasi tidak melanggar hak asasi masyarakat umum.

“Kami bukan anti demokrasi. Silahkan datang dan penuhi syarat saat menggelar aksi unjuk rasa. Dan yang terpenting jangan kita menyuarakan pelanggaran HAM, tetapi kita juga melanggar HAM,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Komnas HAM Papua Frits Ramandey mengapresiasi langkah-langkah cepat yang dilakukan Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, yang sigap dan cepat untuk meredam konflik atau kericuhan termasuk penanganan terhadap para korban.

Selain itu ia juga menyambut baik adanya niat dari Pemrov Papua Tengah untuk duduk bersama Forkopimda untuk menyikapi situasi di Papua Tengah, yang mana ada beberapa kabupaten terjadi konflik berkepanjangan.

“Ini adalah contoh yang harus ditiru oleh pempimpin atau kepala daerah di Tanah Papua. Memang seharusnya ketika terjadi konflik atau keributan pemimpinnya harus langsung turun tangan, untuk meredam konflik. Saya belum pernah melihat kepala daerah di Tanah Papua yang seperti ini, kami apresiasi langkah-langkah yang dilakukan Ribka Haluk,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:37 WIT

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT