Daerah

Persit Berikan Dukungan Pendidikan Dasar bagi Anak-Anak Pengungsi di Puncak Jaya

Mulia, (Rabu,19/02)_ Persit (Persatuan Istri Tentara) memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengungsi di Kodim 1714/Puncak Jaya dalam memberikan pendidikan dasar dengan metode Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung) bahkan menyanyi kepada anak-anak pengungsi, dalam kegiatan ini anak-anak sangat antusias dalam menerima materi yang diberikan.Bertempat di depan Aula Makodim 1714/PJ.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengusir kejenuhan dan memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan meskipun berada dalam kondisi pengungsian dan kegiatan ini akan terus dilakukan setiap hari kecuali hari Minggu.

Dalam kegiatan tersebut, para Persit secara sukarela meluangkan waktunya untuk mengajar anak-anak dengan penuh semangat dan kasih sayang. Mereka berharap, kegiatan ini dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan dasar mereka dan tetap bersemangat dalam belajar.

“Kami ingin anak-anak tetap mendapatkan pendidikan dan merasakan kebahagiaan meskipun berada dalam kondisi sulit. Dengan memberikan pendidikan dasar seperti Calistung, kami berharap mereka dapat terus berkembang dan tidak merasa tertinggal,” ujar Ketua Persit KCK Dim 1714/PJ.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari orang tua siswa, yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran para anggota Persit. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak pengungsi. “Semoga Tuhan Membalas kebaikan seluruh Personel Kodim yang bersedia meluangkan Waktunya, kami juga berharap agar Kab. Puncak Jaya agar cepat Kondusif dan kembali aman, sehingga kami bisa beraktifitas kembali,” ujar Yesena Kiwo

Salah satu siswa SMPN 1 Mulia Rina Joko Wonda mengatakan sangat bersyukur bisa mendapatkan ilmu meskipun dalam keadaan mengungsi. ” Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu tentara yang telah mengajarkan kami membaca, menghitung selama kami mengungsi di Kodim 1714/PJ,” pungkasnya

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

JAYAPURA – Situasi keamanan di Tanah Papua kembali menjadi sorotan setelah eskalasi baku tembak antara…

4 jam ago

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua bersama PBB Kota Jayapura dan PBB Kabupaten…

5 jam ago

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jayapura, 16 April 2026 – Polres Tolikara melalui perwakilannya melaksanakan penjemputan terhadap Aiptu Dominggus Gannaran,…

5 jam ago

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Tolikara, 16 April 2026 – Situasi keamanan di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, mendapat perhatian serius…

5 jam ago

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

15 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

16 jam ago