Daerah

PKK Papua Pegunungan Kunjungi Posyandu Autakma Lakukan Intervensi Gizi Pada Anak Balita

WAMENA, 20 Februari 2025 – Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix V. Wanggai, bersama dengan Penjabat Ketua PKK Papua Pegunungan, menghadiri kegiatan Posyandu di Desa Autakma, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan memberikan dukungan terhadap program kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Ketua PKK Papua Pegunungan menyampaikan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. “Kami di PKK, termasuk sebagai pembina Posyandu, memiliki tugas memberikan dukungan, semangat, dan motivasi kepada para kader Posyandu. Tugas kami adalah memberi semangat para kader agar rajin ke Posyandu, menimbang anaknya, dan memberikan imunisasi tiap bulan. Kami juga mengecek kelengkapan di Posyandu, apakah peralatannya ada yang rusak, bagaimana perkembangan timbangan anak, tinggi badan, imunisasinya, dan vitaminnya,” ujarnya.

Penjabat Ketua PKK juga menekankan pentingnya rutinitas dalam memberikan intervensi gizi kepada anak-anak balita. “Kami memberikan intervensi seperti biskuit, susu, dan vitamin A kepada balita agar terhindar dari stunting. Puji Tuhan, terdapat penurunan tingkat stunting dari data yang ada. Mudah-mudahan, jika ibu-ibu rajin tiap bulan, kita akan terus menurunkan tingkat stunting,” tambahnya.

Selanjutnya, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix V. Wanggai, mengatakan bahwa. “Kegiatan Posyandu ini sebetulnya sebagai bagian dari komitmen provinsi untuk mendukung pelayanan kesehatan secara keseluruhan di Papua Pegunungan. Posyandu adalah pos terdepan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Melalui Posyandu, kegiatan seperti perhatian terhadap kesehatan anak, pemberian vitamin, dan makanan tambahan dapat dilakukan,” ungkapnya.

Dr. Velix juga menyampaikan bahwa meskipun pemerintah provinsi mungkin tidak dapat menjangkau seluruh Posyandu di Papua Pegunungan, mereka hadir untuk memberikan dukungan. “Kami hadir untuk memberikan pesan bahwa pemerintah provinsi memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten dan kader-kader Posyandu, serta petugas-petugas dari Puskesmas. Kami bersyukur melihat respon positif dari mama-mama yang membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan perhatian kesehatan,” jelas Dr. Velix.

Penjabat Gubernur menekankan pentingnya data dalam menangani masalah stunting. “Identifikasi anak-anak dari keluarga yang mengalami stunting adalah penting. Data yang lengkap akan membantu mengetahui kantong-kantong stunting di desa-desa. Selain itu, perlu mengetahui latar belakang sosial ekonomi keluarga,” tambahnya.

Penutup

Kegiatan Posyandu di Desa Autakma ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan PKK, diharapkan program Posyandu dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…

3 jam ago

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

6 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

7 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

9 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

13 jam ago