Pemprov Papua Pegunungan Siapkan Pendamping Koperasi Profesional Lewat Pelatihan KDKMP

- Penulis

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 11 November 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar Pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Provinsi Papua Pegunungan di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata mendukung program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi di tingkat desa.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan salah satu agenda strategis pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari desa.

“Presiden Prabowo memiliki beberapa program yang sifatnya strategis untuk seluruh rakyat Indonesia. Selain program makan bergizi gratis (MBG) dan sekolah rakyat, Koperasi Merah Putih menjadi salah satu prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” ujar Demianus Siep.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan alokasi dana besar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir soal permodalan.

Menurutnya, program ini merupakan peluang emas bagi masyarakat Papua Pegunungan untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing daerah.

“Kegiatan ini penting karena para pendamping dan fasilitator akan menjadi ujung tombak keberhasilan koperasi di desa. Ini kesempatan bagi anak-anak muda kita untuk berperan langsung dalam pembangunan ekonomi rakyat,” tambahnya.

Demianus Siep juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Program makan bergizi ini penting untuk meningkatkan mutu gizi anak-anak agar mereka bisa bersaing dengan anak-anak dari daerah lain,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, memaparkan perkembangan terkini terkait implementasi program Koperasi Merah Putih di wilayahnya.

Menurut data yang dimilikinya, Papua Pegunungan memiliki 2.572 desa yang tersebar di delapan kabupaten, namun hingga kini baru 1.419 koperasi yang terdaftar secara resmi dan memiliki akta notaris.

“Secara nasional, sudah terbentuk sekitar 80 ribu Koperasi Merah Putih. Untuk Papua Pegunungan, capaian tertinggi ada di Kabupaten Pegunungan Bintang dengan sekitar 75 persen koperasi yang sudah aktif,” ungkap Alpius.

Ia menambahkan, beberapa kabupaten lain juga menunjukkan perkembangan signifikan, seperti Mamberamo Tengah, Yalimo, dan Jayawijaya yang telah mencapai sekitar 59 persen. Sementara itu, Yahukimo mencapai 58 persen, Tolikara 33,8 persen, Nduga 28,6 persen, dan Lanny Jaya baru 15,5 persen.

“Kami terus berupaya membangun komunikasi dan sinkronisasi data antara kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat. Namun, tantangan di lapangan masih cukup besar karena koordinasi antarwilayah belum maksimal,” jelasnya.

Pelatihan yang akan berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh perwakilan dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan. Para peserta akan dibekali dengan materi kewirausahaan, manajemen koperasi, serta strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kalian adalah ujung tombak pertumbuhan ekonomi di Papua Pegunungan. Pemerintah ingin kalian ditempa menjadi tenaga pendamping koperasi yang profesional dan mandiri,” tegas Alpius di hadapan peserta pelatihan.

Ia berharap, usai pelatihan ini, setiap kabupaten minimal memiliki dua hingga sepuluh koperasi aktif di tingkat desa atau kelurahan.

“Kami ingin ada hasil nyata. Tidak harus semua desa sekaligus, tapi setiap kabupaten harus mulai dari yang kecil untuk menumbuhkan gerakan koperasi rakyat,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap tercipta pendamping koperasi yang tangguh dan visioner dalam mengelola potensi ekonomi lokal. Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Wamendagri Bersama Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Penanganan Pascakonflik Berjalan Cepat
Ibadah Syukuran & Perpisahan SMP Negeri 1 Kenyam: Momen Penuh Haru dan Sukacita
Kapolda Papua Tengah Dorong Dukungan untuk Pabrik Pakan Ternak Lokal di Nabire
Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Dukung Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Pertanian Jagung
HUT ke-59, Perum BULOG Papua Berkomitmen Sukseskan Swasembada Pangan
Polri Dorong Pemberdayaan Petani Papua Tengah Lewat Program Pertanian Berkelanjutan
Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Perdamaian, Konflik Warga Diminta Berakhir Hari Ini
Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Pemerintah Pusat Hadir Penuh Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:29 WIT

Wamendagri Bersama Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Penanganan Pascakonflik Berjalan Cepat

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:05 WIT

Ibadah Syukuran & Perpisahan SMP Negeri 1 Kenyam: Momen Penuh Haru dan Sukacita

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:34 WIT

Kapolda Papua Tengah Dorong Dukungan untuk Pabrik Pakan Ternak Lokal di Nabire

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:43 WIT

Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Dukung Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Pertanian Jagung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:18 WIT

HUT ke-59, Perum BULOG Papua Berkomitmen Sukseskan Swasembada Pangan

Berita Terbaru