Pemprov Papua Pegunungan Siapkan Laporan Keuangan, ASN Diminta Tunjukkan Kinerja Nyata

- Penulis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 9 April 2026 – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, menekankan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kesiapan menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (9/4).

Elai mengungkapkan, tingkat kehadiran ASN mengalami penurunan dari sekitar 709 orang menjadi 500 orang. Ia meminta seluruh ASN meningkatkan tanggung jawab dan komitmen dalam bekerja.

“Pimpinan mengetahui siapa ASN yang bekerja dengan baik dan siapa yang tidak. Jangan hanya menuntut jabatan, tetapi tunjukkan kinerja, disiplin, dan integritas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pimpinan OPD untuk siap menghadapi pemeriksaan BPK atas laporan keuangan tahun anggaran 2025 yang akan berlangsung sekitar 40 hari.

Menurutnya, pejabat eselon II diminta tetap berada di tempat selama proses pemeriksaan berlangsung dan tidak meninggalkan tugas tanpa alasan yang jelas.

“Jangan menghindari pemeriksaan. Berikan penjelasan dan data yang akurat agar prosesnya berjalan cepat,” kata Elai.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan tersebut menjadi penting untuk meningkatkan opini laporan keuangan daerah yang sebelumnya masih berstatus Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Selain itu, Pemprov Papua Pegunungan saat ini menerapkan kebijakan efisiensi anggaran melalui sistem kerja empat hari di kantor dan satu hari kerja dari rumah (WFH).

“Kerja dari rumah bukan berarti libur, tetapi tetap bekerja dan terkontrol melalui media elektronik,” tegasnya.

Elai juga meminta seluruh OPD segera menyelesaikan laporan kinerja kepala daerah paling lambat 17 April 2026 karena akan berpengaruh terhadap penilaian dan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, ia menyoroti dampak kondisi global yang mulai dirasakan di daerah, seperti kenaikan harga barang, tiket, dan BBM. Untuk itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah akan menggelar rapat guna mengantisipasi dampak tersebut.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun
Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026
Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa
Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:55 WIT

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:31 WIT

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIT

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Berita Terbaru