POTRETPAPUA.COM, JAKARTA – Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi salah satu lokasi pengabdian masyarakat dalam program Genera-Z Berbakti 2026 yang digagas Bakti BCA. Dua perguruan tinggi, yakni Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Cenderawasih (UNCEN), akan beradu gagasan menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat desa tersebut.
Terletak di jalur menuju kawasan wisata Dieng dan berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Prau, Desa Patakbanteng dikenal memiliki panorama pegunungan yang indah, udara sejuk, serta lanskap pertanian yang memikat. Desa ini juga masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
Sebagai salah satu gerbang utama pendakian Gunung Prau, Patakbanteng berkembang menjadi destinasi wisata yang memadukan potensi alam, agrowisata, dan budaya lokal. Mayoritas masyarakat desa menggantungkan hidup pada sektor pertanian, pariwisata, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Namun di balik potensinya, desa ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pengelolaan sampah yang belum terpadu, tingginya angka stunting dan penyakit tidak menular, rendahnya partisipasi warga dalam layanan kesehatan Posyandu dan Posbindu, hingga persoalan kesehatan mental di kalangan usia muda.
Selain itu, Desa Patakbanteng juga menghadapi tingginya angka putus sekolah, minimnya pelestarian budaya lokal, rendahnya kemampuan bahasa Inggris pelaku wisata, serta menurunnya jumlah petani muda.
Berangkat dari kondisi tersebut, Genera-Z Berbakti 2026 hadir sebagai wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menawarkan solusi nyata melalui proposal pengabdian masyarakat di desa binaan Bakti BCA.
Tim Universitas Airlangga melalui proposal bertajuk Amerta Pertiwi mengusung konsep penguatan lingkungan, energi terbarukan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
Program yang ditawarkan meliputi pembangunan Rumah Kompos dengan sistem TPS 3R, pemilahan sampah, dan pengolahan limbah rumah tangga; Rumah Bibit berupa smart greenhouse berbasis energi terbarukan dan peternakan kelinci; serta Rumah Inovasi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mencakup dapur stunting, konseling keluarga, perpustakaan desa, hingga aktivasi QRIS bagi UMKM.
Sementara itu, tim Universitas Cenderawasih melalui program LESTARI menghadirkan solusi yang berfokus pada penguatan lingkungan berkelanjutan dan kesehatan masyarakat.
Program tersebut mencakup TRASHFORMER untuk pengelolaan sampah terpadu melalui komposter dan ecobrick, NutriMom untuk edukasi gizi 1.000 hari pertama kehidupan berbasis pangan lokal, CEHATI untuk skrining penyakit tidak menular, serta platform digital Desasehat.id guna mendukung pendataan dan edukasi stunting serta hipertensi masyarakat desa.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan Genera-Z Berbakti diharapkan menjadi ruang kolaborasi generasi muda dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
“Genera-Z Berbakti diharapkan bisa menjadi ruang kolaborasi generasi muda untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat lokal. Kami berharap para finalis dapat memberikan kemampuan terbaiknya untuk memperjuangkan ide-ide yang diusung di hadapan panelis. Sebagai bagian dari komitmen Bakti BCA, kami ingin memastikan Genera-Z Berbakti BCA 2026 dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan inovasinya secara inklusif seraya menyelaraskan perlindungan alam dengan penguatan kapasitas serta ekonomi masyarakat lokal,” ujar Hera.
Babak final Genera-Z Berbakti 2026 akan mempertemukan kedua tim untuk mempresentasikan dan mempertahankan gagasan mereka di hadapan panelis. Tayangan final dapat disaksikan mulai pertengahan Juni 2026 melalui kanal YouTube @SolusiBCA dan saluran resmi mitra program.
Selain itu, masyarakat juga dapat memberikan dukungan kepada tim favorit melalui voting pada akun Instagram resmi BCA @goodlifebca mulai 21 Mei hingga 5 Juli 2026. Voting tersebut akan menentukan pemenang kategori Fan Favourite Team dari total delapan finalis Genera-Z Berbakti 2026.
Penulis : JC
Editor : JC















