Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Wamena

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Kebakaran besar melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Wamena, pada Selasa dini hari (31/03/2026) sekitar pukul 01.00 WIT. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan menyisakan duka mendalam, terutama karena sejumlah korban berasal dari satu keluarga.

Sebagai bentuk respons cepat, Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, SH., M.AP, turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah tersebut. Ia hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan yang sedang melaksanakan tugas dinas luar daerah.

Dalam pernyataannya, Yanius menegaskan bahwa kehadiran pemerintah merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berduka.
“Kami hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga kami yang sedang mengalami musibah kebakaran di Jalan Sulawesi Wamena ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras sebanyak 1 ton, gula tiga karung, 10 unit kasur, lima karton kopi, 50 karton mi instan, serta minyak goreng. Bantuan tersebut merupakan arahan langsung dari pimpinan daerah.

“Bantuan ini merupakan instruksi dari Bapak Gubernur, yang meminta kami segera menyalurkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Semua bantuan kami serahkan hari ini dalam bentuk bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya,” jelasnya.

Selain logistik, pemerintah juga menyediakan dua unit tenda siap pakai untuk dijadikan tempat penampungan sementara bagi para korban.

“Kami juga menyerahkan dua unit tenda yang bisa langsung digunakan, agar masyarakat memiliki tempat sementara dan bantuan lainnya dapat terpusat di lokasi yang telah disiapkan,” tambahnya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan keluarga korban, dengan harapan dapat meringankan beban sekaligus memberikan dukungan moril di tengah situasi sulit.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memberi kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang berduka,” tegas Yanius.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah dalam menangani bencana tersebut.

“Kami sangat merasakan perhatian pemerintah yang begitu cepat dan tanggap dalam situasi ini, khususnya bagi warga kami yang terdampak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari 11 korban jiwa, tiga jenazah telah dipulangkan ke kampung halaman di Makassar, tepatnya di Kabupaten Bone, sedangkan delapan korban lainnya dimakamkan secara massal di pemakaman Sinakma.

“Kami telah melaksanakan pemakaman bagi seluruh korban. Tiga orang dipulangkan ke Makassar, Kabupaten Bone, sementara delapan lainnya dimakamkan bersama di Sinakma,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar empat unit ruko. Dua di antaranya dihuni keluarga yang seluruh anggotanya meninggal dunia.

“Dari empat ruko yang terbakar, ada dua ruko yang seluruh penghuninya meninggal. Satu keluarga berjumlah delapan orang dan satu keluarga lainnya terdiri dari tiga orang, semuanya tidak selamat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan dalam penyaluran bantuan, mengingat ada keluarga korban yang seluruh anggotanya meninggal dunia, sehingga perlu koordinasi dengan pihak keluarga besar.

“Kondisi ini membutuhkan penanganan khusus karena ada keluarga yang tidak tersisa. Kami perlu berkoordinasi dengan keluarga besar untuk menentukan penyaluran bantuan secara tepat,” ujarnya.

Meski demikian, pihak KKSS tetap menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Kami tidak menilai dari jumlah bantuan, tetapi dari kecepatan dan kepedulian pemerintah. Ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup warga kami yang terdampak,” tuturnya.

Ia pun menutup dengan doa dan harapan.
“Atas nama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan di Papua Pegunungan, kami mengucapkan terima kasih. Semoga segala bantuan yang diberikan mendapat berkah dan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan penanganan darurat serta memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terbaru