Wamena – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan menyelenggarakan pelatihan peningkatan pemahaman, pengetahuan, kapasitas, kompetensi SDM UMKM, serta kewirausahaan bagi pelaku usaha lokal. Kegiatan berlangsung di Wamena, Rabu (15/7), diikuti pegiat UMKM Papua Pegunungan dengan antusias.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Samuel Pigai dengan materi “Membangun UMKM yang Mandiri, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan” serta Piter Suburi dengan materi “Pentingnya Peran Logo dalam Membangun Branding UMKM”.
Diskusi interaktif menghasilkan 13 poin rekomendasi yang dirangkum sebagai usulan program kepada pemerintah daerah agar terus memberikan dukungan nyata bagi UMKM Papua Pegunungan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Alpius Yigibalom, SH., M.Si, menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi pelaku usaha.
“Hari ini kami melaksanakan pelatihan yang ketiga. Kami ingin membuka ruang diskusi bebas agar anak-anak muda dan pelaku usaha bisa menata diri dengan gaya mereka sendiri. Pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Bapak John Tabo dan Bapak Onies Pahabol memiliki kewajiban menerjemahkan kebijakan ke dalam langkah konkret untuk memberdayakan UMKM,” ujarnya.
Alpius menambahkan, pemerintah tengah mendorong pembentukan Koperasi KP3 yang akan menampung potensi lokal seperti kopi, sayur, bawang, rica, dan tomat.
“Kami berusaha menggandeng petani agar kembali menanam. Dengan cara ini harga bisa ditekan, inflasi bisa dikendalikan, dan ekonomi daerah tetap tumbuh. Kami tidak diam, kami juga memfasilitasi agar SDM UMKM semakin mandiri,” jelasnya.
Salah satu narasumber, Samuel Pigai, menekankan pentingnya tindak lanjut dari hasil diskusi.
“Dalam pembahasan kita telah menghasilkan 13 poin masukan untuk pemerintah daerah. Harapan saya, setiap hasil diskusi tidak berhenti di ruangan ini, tetapi dipraktikkan dan dijalankan secara bertahap,” katanya.
Ketua Panitia, Merry Hahare, menambahkan kegiatan ini didanai dari sumber Otonomi Khusus (Otsus) dan dimanfaatkan khusus untuk UMKM Orang Asli Papua (OAP).
“Narasumber OAP, peserta OAP, semua untuk mendukung UMKM OAP agar semakin maju,” tegasnya.Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian, daya saing, dan keberlanjutan UMKM Papua Pegunungan.
Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…
TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…
Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…
Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…
Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…
Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…