Pemkab Jayawijaya Kendalikan Inflasi Lewat Pasar Murah di 17 Titik

- Penulis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 17 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, resmi meluncurkan program Gerakan Pangan Murah sebagai upaya pengendalian inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Program ini dirancang untuk menjangkau 17 titik di wilayah distrik-distrik, dengan dua titik telah dilaksanakan, salah satunya di Kampung Otakma, Distrik Wamena Kota.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Petrus Mahuse, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rencana kerja pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar lokal.

“Gerakan pangan murah ini kami lakukan agar harga barang tetap stabil di pasaran Wamena. Kami ingin masyarakat bisa merayakan hari besar keagamaan dengan tenang dan layak,” ujar Petrus Mahuse, yang juga merupakan mantan Kepala Bappeda Jayawijaya.

Dari total 17 titik yang direncanakan, teknis pelaksanaan akan disesuaikan dengan kondisi geografis. Untuk distrik yang berdekatan, kegiatan akan dipusatkan di satu lokasi agar lebih efektif dan efisien dalam menjangkau masyarakat.

Program ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Jayawijaya yang bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta berbagai mitra strategis. Gerakan ini menghadirkan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pangan lainnya dengan harga terjangkau.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan pasar murah ini sebaik-baiknya,” tambah Petrus.

Gerakan pangan murah akan terus digelar hingga akhir Desember 2025, dengan harapan mampu menekan lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah menargetkan kegiatan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah yang rawan gejolak harga.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka pendek Pemkab Jayawijaya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Papua Pegunungan.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Duel Bergengsi di Lapangan Satpolairud Nabire, SMPN 5 dan SMPN 1 Nabire Barat Berebut Trofi Kapolda Papua Tengah Cup I 2026
Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Mimika Barat Ajak Jemaat Kokonao Jaga Kedamaian Menjelang Natal
Kapolres Dogiyai Pimpin Patroli Dialogis Jarak Jauh, TNI-Polri Perkuat Pengamanan dan Cegah Gangguan Kamtibmas di Dua Kampung
Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya
Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka
Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara
Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:14 WIT

Duel Bergengsi di Lapangan Satpolairud Nabire, SMPN 5 dan SMPN 1 Nabire Barat Berebut Trofi Kapolda Papua Tengah Cup I 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:43 WIT

Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:45 WIT

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Mimika Barat Ajak Jemaat Kokonao Jaga Kedamaian Menjelang Natal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:36 WIT

Kapolres Dogiyai Pimpin Patroli Dialogis Jarak Jauh, TNI-Polri Perkuat Pengamanan dan Cegah Gangguan Kamtibmas di Dua Kampung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:21 WIT

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya

Berita Terbaru