Bupati Gusbager Kumpulkan Kepala Kampung Guna Penanganan Dana Desa, Stunting Hingga Kemiskinan Ekstrem

- Penulis

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO- Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP melakukan rapat kordinasi dengan Para Kepala Kampung Se – Kabupaten Keerom yang dilaksanakan di Aula Gedung Pramuka Kabupaten Keerom, Senin (21/8/2023).

Dalam arahannya Sekda Kabupaten Keerom Trisiswanda Idra memaparkan bahwa pertemuan tersebut mengenai alokasi dana desa tahap pertama, prioritas pembangunan di Kabupaten Meerom dan situasi kamtibmas menjelang pemilu pada Tahun 2024 dan pemilihan 30 kampung yang dilaksanakan pada september mendatang.

Sementara itu Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP mengatakan pertemuan rapat kordinasi bersama Kepala Kampung dan Kepala Distrik se Kabupaten Keerom tersebut antara lain mengevaluasi SPJ Alokasi Dana Desa (ADD) yang berimbas pada keterlambatan pencairan ADD tahap satu.

“Selain itu juga mengevaluasi persoalan-persoalan yang ada di Kampung terutama mengenai singkronisasi program dari Pemerintah Pusat, Pemprov dan Kabupaten Keerom hingga tingkat kampung,”Ungkap Bupati Gusbager.

Selain itu juga guna membahas persoalan stunting dan kemiskinan ekstream. Pihaknya mengevaluasi dana desa yang sehurusnya juga bisa digunakan untuk penanggulangan stunting dan kemiskinan ekstream tersebut di tingkat kampung.

“Kita ingin menekan dana stunting dan kemiskinan ekstream ini juga dibutuhkan peran oleh kepala kampung. Oleh sebab itu penyusunan APBK itu harus sesuai dengan aturan yang ada,”Katanya.

Ia menambahkan untuk itu anggaran desa tahun 2023 harusnya diatur dengan baik dan sesuai dengan juknis yang ada yakni harus anggarkan untuk Posyandu, Karang Taruna dan lainnya yang berimbas untuk penanganan stunting dan kemiskinan ekstream di tingkat kampung.

“Jadi penyusunan harus sesuai dengan juknis yang ada yang selama ini masih jauh dari harapan kita. Oleh sebab itu kita lakukan rapat kordinasi ini dalam rangka mengevaluasi seluruh dana desa yang ada,”Katanya.

Menurut Bupati Gusbager yang terpenting anggaran desa harus masuk didalamnya stunting, penanganan kemiskinan ekstream dan pembangkitan ekonomi.(gin)

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun
Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026
Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa
Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:55 WIT

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:31 WIT

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIT

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Berita Terbaru