Peletakan Batu Pertama Pabrik Pakan Ternak, Papua Siap Bangkitkan Pertanian dan Peternakan

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM, – Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Garuda Bumi Papua ditandai dengan peletakan batu pertama di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (3/6/2026). Kehadiran pabrik ini diharapkan menjadi penggerak kebangkitan sektor pertanian dan peternakan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan pakan dari luar Papua.

Komisaris Utama PT Irian Bhakti Mandiri Abdul Kadir, mengatakan pembangunan pabrik tersebut berawal dari gagasan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri untuk menghadirkan pakan ternak berkualitas bagi petani dan peternak di Papua.

“Pabrik ini muncul dari sebuah mimpi yang digagas oleh Bapak Gubernur. Bagaimana caranya kita bisa memberikan pakan ternak yang berkualitas sehingga kita bisa memerdekakan para petani dan peternak,” kata Abdul Kadir.

Menurut dia, pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare itu ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. Pada tahap awal, pabrik akan beroperasi selama 10 jam per hari dengan kebutuhan bahan baku jagung mencapai 25 ton per hari atau sekitar 650 ton per bulan.

“Ke depan kami akan jalan penuh hingga 20 jam per hari. Berarti kebutuhan jagung kita kurang lebih 1.400 sampai 1.500 ton per bulan,” ujarnya.

Abdul Kadir menegaskan, keberhasilan operasional pabrik sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi jagung petani. Ia menyebut PT Irian Bhakti Mandiri siap menjadi penampung hasil panen petani untuk memastikan ketersediaan bahan baku.

Selain memproduksi pakan ayam petelur dan ayam pedaging sebagai prioritas awal, perusahaan juga berencana mengembangkan produksi pakan ikan, babi, dan sapi.

Sementara itu, Wakil Bupati Keerom Daud menyatakan daerahnya siap mendukung kebutuhan bahan baku pabrik.

Menurut dia, produktivitas jagung di Keerom saat ini telah mencapai rata-rata 7 ton per hektare dan berpotensi meningkat hingga 12 ton per hektare dengan penerapan teknologi pertanian yang lebih baik.

“Dengan adanya pabrik ini, saya berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Keerom meningkat dan memberikan motivasi bagi petani jagung maupun peternak ayam untuk berkembang lebih besar lagi,” kata Daud. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V
Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan
Pemda Lanny Jaya Kembali Salurkan Bantuan untuk Tiga Distrik Terdampak Hujan Es. Bama, Posko Hingga Tim Kesehatan Diterjunkan
OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan
Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya
Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik
Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 23:22 WIT

BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Sabtu, 5 September 2026 - 16:59 WIT

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:36 WIT

Pemda Lanny Jaya Kembali Salurkan Bantuan untuk Tiga Distrik Terdampak Hujan Es. Bama, Posko Hingga Tim Kesehatan Diterjunkan

Jumat, 4 September 2026 - 22:42 WIT

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIT

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Jayapura Ajak FOCIM Bangun Kebersamaan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:59 WIT