Paska Penembakan, Plh Sekda Ajak Semua Pihak Bersama Ciptakan Puncak Jaya Yang Kondusif

- Penulis

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUNCAKJAYA-Pasca kejadian penembakan yang terjadi beberapa waktu lalu yang menewaskan 1 masyarakat warga batak atas nama Jurmanto Simanjuntak. dan 1 masyarakat asli Puncak Jaya bernama Tendier Telenggen. Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya mengambil langkah penanganan. Hal ini dilakukan guna menstabilkan situasi dan mencegah pihak tertentu yanf ingin memanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Pj. Bupati yang diwakili Plh. Sekda Esau Karoba, S.PAK.,M.Si mengatakan bahwa setelah kasus yang terjadi di Kampung Wuyuneri dan Pruleme, maka diimbau kepada semua pihak untuk dapat menjaga dan menciptakan kamtibmas yang baik di Puncak Jaya.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan segenap Masyarakat Kabupaten Puncak Jaya turut berduka cita mendalam kepada keduanya. Dan agar seluruh masyarakat untuk tetap menjaga diri, jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu atau hoaks yang berkembang di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Pemda Puncak Jaya juga telah memberikan bantuan bama dan uang tunai serta bantuan biaya kepulangan jenazah ke kampung halaman untuk dimakamkan. Hal ini dilakukan sama kepada kedua korban dengan perlakuan yang sama dan tidak membedakan.

Pihaknya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya telah melayat kerumah duka dan menemui keluarga guna ikut merasakan. Pihaknya mengakui juga bahwa kejadian ini bukan keinginan siapa-siapa, dan mengklaim bahwa peristiwa tersebut adalah musibah bagi Kabupaten Puncak Jaya secara umum.

Ia menyampaikan bahwa sejak kepemimpinan Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM dan Deinas Geley, S.Sos, M. Si selama 7 tahun, setelah sekian lama ini keamanan dan kedamaian terus terjaga tidak pernah terjadi kasus penembakan seperti ini.

“Jika ada terjadi permasalahan ditengah-tengah masyarakat, terutama kejadian kemarin maka kami minta semua pihak meminta masyarakat untuk tetap tenang, jangan terprovokasi, taat hukum serta menyerahkan prosesnya kepada pihak yang berwajib sesuai dengan hukum positif dan mengikuti Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penyelesaian Konflik Sosial/Sanksi Adat, yang telah disosialisasikan sampai ke Distrik” imbuhnya.

Pihaknya kembali menegaskan terkait beberapa poin edaran yang diputuskan setelah kejadian. “Batas jam malam/aktivitas umum masyarakat dan waktu operasional kegiatan perdagangan (jual beli, toko, kios, bengkel, warung) aktivitas ojek, kendaraan lajuran keluar masuk Kota Mulia serta aktivitas proyek fisik lapangan mulai dari pukul 06.00 WIT sampai dengan 17.00 WIT,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau dalam rangka menyongsong pesta demokrasi, maka setiap masyarakat wajib menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

“Kami mengucapkan turut berduka cita atas 2 (dua) orang yang telah menjadi korban penembakan, Pemerintah tidak tutup mata jika hal ini terjadi, tetapi turut membantu keluarga korban. biarkan proses hukum berjalan sesuai aturan” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini situasi di Puncak Jaya berangsur normal meski ada pembatasan penerbangan dan aktivitas masyarakat sebagaimana Surat Edaran Nomor : 300.2.5/820/SET tanggal 1 November 2023 tentang Pembatasan Penerbangan dan Aktivitas Masyarakat beberapa waktu lalu.

“Pelayanan Pemerintahan atau pelayanan apapun itu harus tetap berjalan seperti biasanya,”tutupnya. (Diskominfo/gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIT

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:01 WIT

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Berita Terbaru