Daerah

Miras Ilegal Diburu, Pelaku Kabur, Barang Bukti Disita

JAYAPURA-Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.

Kegiatan penertiban ini dilaksanakan pada Selasa (8/7) hingga Rabu (9/7) dini hari, dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K., bersama personel Sat Resnarkoba.

Giat penertiban diawali dengan konsolidasi di lapangan apel Polresta Jayapura Kota, setelah itu tim bergerak melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan penjualan miras ilegal, dimulai dari wilayah Jayapura Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

Kasat Resnarkoba AKP Febry ketika dikonfirmasi menyampaikan, dirinya beserta personelnya berhasil melakukan penindakan pertama di Dok VIII Jayapura Utara.

“Dari lokasi tersebut, kami mengamankan barang bukti berupa 158 botol dan kaleng minuman keras ilegal berbagai merek,” ujar AKP Febry.

Tak berhenti di situ, patroli dilanjutkan ke wilayah Pasar Lama Abepura dan kembali petugas menemukan tumpukan miras ilegal di sekitar lokasi. Meski beberapa pelaku berhasil melarikan diri, tim berhasil menyita 173 botol dan kaleng miras yang ditinggalkan di tempat kejadian perkara.

Lebih lanjut AKP Febry menerangkan, barang bukti yang diamankan dari kedua lokasi berjumlah total 331 botol dan kaleng minuman keras berbagai merek. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polresta Jayapura Kota untuk proses lebih lanjut.

“Kami Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota menegaskan akan terus melakukan penertiban rutin untuk memutus mata rantai peredaran miras ilegal di Kota Jayapura guna menciptakan Harkamtibmas yang aman dan Kondusif, serta mengurangi tindak pidana dan angka kecelakaan yang terjadi akibat minuman keras tersebut.” Pungkas Kasat Narkoba AKP Febry.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

JAYAPURA – Situasi keamanan di Tanah Papua kembali menjadi sorotan setelah eskalasi baku tembak antara…

2 jam ago

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua bersama PBB Kota Jayapura dan PBB Kabupaten…

2 jam ago

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jayapura, 16 April 2026 – Polres Tolikara melalui perwakilannya melaksanakan penjemputan terhadap Aiptu Dominggus Gannaran,…

2 jam ago

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Tolikara, 16 April 2026 – Situasi keamanan di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, mendapat perhatian serius…

3 jam ago

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

12 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

13 jam ago